Seperti tidak memiliki rasa lapar akan gol dan gelar, Modric ialah tipikal pesepakbola yang memiliki kecerdasan emosi dan intelektual saat mengolah si kulit bundar.
Modric jadi sedikit pesepakbola yang paham bahwa roh dari sepakbola ialah permainan tim, hal itulah yang ia sokong sepanjang kariernya di sejumlah klub. Ia tidak menonjol namun berperan vital.
Padahal sejak bermain di Dinamo Zagreb pada 2003 silam, banyak pemandu bakat sangat menginginkan dirinya bisa bermain di Eropa Barat namun suami dari Vanja Bosnic memilih untuk bertahan cukup lama di sana.
Baru pada 2008 ia memutuskan untuk hijrah ke Inggris dan membela Tottenham Hotspur. Bermain sebanyak 127 caps di Spurs hingga 2012, karakter autotelis kembali terlihat dari Modric saat ia mampu menahan diri untuk tidak pindah kala tawaran menggiurkan datang dari Manchester United dan sejumlah klub lain, padahal saat itu sejumlah pemain penting Spurs mulai dari Berbatov hingga Carrick memutuskan angkat koper dari White Hart Lane.
Bahkan pada 2011 Chelsea sempat menawari Modric dengan nilai 22 juta poundsterling, namun itu tak menggoyahkannya.
Seorang autotelis menurut Csikszentmihalyi memiliki prinsip yang sulit tergoyahkan.
"(Seorang autotelis) Mereka otonom dan independen karena mereka tidak dapat dimanipulasi dengan ancaman atau imbalan dari luar prinsipnya." tulis Csikszentmihalyi.
Karakter bermain Modric memang sangat berbeda dari kebanyakan jenderal lapangan tengah. Ia seperti seorang Pirlo dari Italia, mampu bermain taktis, kreatif dan visioner.
Padahal jika merujuk pada latar belakangnya yang berasal dari kawasan Balkan, gaya permainannya sangat jauh berbeda. Tipikal pemain dari kawasan Balkan lebih banyak mengedepankan power dan kecepatan dalam bermain.
Baca Juga: Timnas Kroasia Rilis Skuad Piala Dunia 2022, Masih Andalkan Luka Modric
Sebagai seorang gelandang box to box, Modric memiliki daya jelajah yang membuat barisan pemain lawan kocar kacir karena kesulitan menebak ritme serangannya. Modric juga tipikal pemain yang mau menjemput bola di sepertiga awal atau terlibat dalam pertahanan blok rendah untuk kemudian maju ke depan masuk ke sepertiga akhir.
Satu lagi keunggulan dari seorang Modric yang banyak tak dimiliki seorang gelandang yakni kemampuannya akan ruang di sepakbola.
Ia mampu mengeksplorasi ruang-ruang di lapangan hijau. Ia seperti memiliki 'indra keenam' untuk melihat mana sudut kosong dan melepaskan umpan terarah yang memungkinkan rekan setimnya menciptakan peluang atau membuat gol.
Dari gaya dan karakter bermainnya tersebut tak salah jika Modric banjir pujian. Rekannya di Timnas Kroasia, Ivan Rakitic misalnya pernah mengatakan bahwa Modric berasal dari planet lain.
"Saya sangat setuju jika Modric disebut sebagai pemain terbaik Kroasia sepanjang masa. Bukan hanya sebagai pemain, dia juga orang hebat dan punya karakter pemimpin," kata Rakitic.
Eks pemain Real Madrid, Predrag Mijatovic menyebut bahwa Modric ialah seorang jenderal di lini tengah yang mampu bertahan di pertandingan berat.
Tag
Berita Terkait
-
Argentina Umumkan Skuad Piala Dunia 2022, dari Lionel Messi hingga Lisandro Martinez
-
Skuad Argentina untuk Piala Dunia 2022 Dirilis, Lionel Messi Tetap Jadi Andalan Bidik Trofi
-
Daftar Pemain Timnas Argentina di Piala Dunia Qatar 2022, Ada Lionel Messi?
-
Miroslav Klose, Bomber Panser Jerman yang Lebih Hebat Dibanding Pele, Maradona, Messi bahkan Ronaldo
-
Fans Argentina Bisa Bernapas Lega, Lionel Messi Sudah Kembali Berlatih
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Kisah Perjuangan Eman: Tempuh Jalan Kaki Demi Operasi Katarak Gratis, Kini Raih Cahaya Hidup
-
Aksi Berbahaya Pria Bergelantungan di Kap Mobil Viral, Lisa Mariana Sebut Ada Konflik Asmara
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Cek Fakta: Benarkah Proyek Irigasi Ballasaraja Kewenangan Pemprov Sulsel?
-
Tanggapi Gugatan Rp300 T Immanuel Ebenezer, KPK: Fokus Saja di Persidangan!
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Basri Kinas Dorong Transformasi 'Blue Food', Laut Jadi Kunci Swasembada Pangan
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik