Rozy Zay Hakiki merasa dirinya saat ini terzalimi pasca viral hubungan terlarang dengan mertua dibongkar mantan istrinya, Norma Risma.
Ya, Rozy menjalin hubungan dengan ibu kandung dari Norma Risma. Kisah antara Rozy dengan mertua ini sekarang jadi sorotan publik.
Kekinian, tersebar kondisi terbaru Rozy pasca viralnya kasus tersebut. Chat yang diduga dikirim Rozy kepada Norma Risma tersebar ke laman sosial media.
Sebuah akun Facebook dengan nama Norma Risma unggah bukti chat bahwa Rozy sampai saat ini masih menghubunginya.
Norma tampak tak bergeming dengan chat dari mantan suaminya tersebut. Hal itu terlihat dari chat Rozy yang menyebut bahwa Norma hanya membaca chat tanpa memberikan respon.
Dari chat yang beredar tersebut, Rozy mengaku bahwa saat ini kondisinya sangat tertekan. Ia mengaku terancam dipecat dari pekerjaan karena viralnya kasus itu.
"Jangan di read aja dek. Abng ini sudah mau dipecat oleh kepala toko karena hal ini. Tolong jgn merugikan ABG lagi dek. Tolong ngerti, jgn suka2 buka ceritain hal tidak2 di Youtube," tulis Rozy
Lebih lanjut, chat yang diduga dikirim Rozy itu juga menyebutkan bahwa ia bahkan kena hinaan langsung dari customer. Selain itu, dirinya juga sudah mendapat surat peringatan dari tempatnya bekerja.
"Dampaknya besar dek, ABG setiap ketemu pembeli selalu di kata2in dll sehingga performa ABG dinilai menjadi negatif, ABG jg udah kena SP serta penalti, karena kejadian kemarin membuat toko tempat kerja terbawa2, tolong banget dek, jelasin ke bos ABG bahwa hal ini sudah tidak masalah lagi,"
Baca Juga: Beredar Chat Lengkap Rozy kepada Norma Risma, Merengek Jangan Bongkar Semuanya: Tolong Banget Dek
Rozy berharap bahwa Norma Risma bisa memberikan klarifikasi sehingga tidak ada lagi orang-orang yang mengganggu dirinya.
"Tolong KLARIFIKASI dan bilang ke orang2 jangan ganggu ABG LG dek, gimanapun kita sudah pisah dengan baik2, tolong ngerti dek, ni sampe2 kebawa ke orang tua ABG juga imbasny,"
Berita Terkait
-
Beredar Chat Lengkap Rozy kepada Norma Risma, Merengek Jangan Bongkar Semuanya: Tolong Banget Dek
-
Mertua Zina dengan Menantu, Norma Risma Kini Banjir Hujatan: Dianggap Bongkar Aib Keluarga hingga Dicap Melawan Orang Tua
-
Rozy Setubuhi Ibu Norma Risma saat Bulan Suci Ramadhan, Ternyata Bisa Terancam Penjara 1 Tahun
-
Berkaca dari Kasus Norma Risma, Surga Istri Ada di Kaki Ibu atau Suami? Berikut Penjelasannya
-
Begini Isi Lengkap Pesan Ibu Norma Risma yang Bersetubuh dengan Menantu, Singgung Hadist Nabi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar