Beredar video di kanal Youtube dengan judul, 'JOKOWI-POLRI BERHASIL ENDUS SIASAT LICIK ANIES BASWEDAN, GAWAT..DKI MAU DIJADIKAN SARANG PKI KEMBALI' yang diunggah oleh akun Suara Politik.
Pada thumbnail video tersebut terdapat foto editan yang memperlihatkan seolah mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ditangka polisi. Terlihat juga di samping Anies yang terlihat membungkuk ada sosok presiden Jokowi.
Selain itu di thumbnail juga terlihat sosok dengan mengenakan pakaian bersorban tengah memegang tongkat dengan bendera warna merah serta logo palu arit dibakar.
Di awal video narator mengatakan, 'Anies dipantau Densus, Ustad Farid bertemu Anies,'. Selanjutnya di isi video terdapat potongan sejumlah video Anies Baswedan.
Dalam video, hal yang dikatakan narator justru soal kondisi pengungsi Afganistan yang pada 24 Agustus 2021 melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor badan pengungsi PBB atau UNHCR, Jakarta.
Pada pembahasan selanjutnya, narator kemudian menceritakan saat Ustad Farid Okbah, tersangka terorisme bertemu dengan Anies Baswedan pada November 2021.
Dalam video berdurasi 10 menit dan sudah ditonton sebanyak 17.181 kali itu tidak ada pembahasan mengenai DKI yang mau dijadikan sarang PKI seperti disebutkan dalam judul ataupun thumbanil foto tersebut.
Isi video hanya berisi potongan video Anies Baswedan, disertai dengan narasi dari narator terkait pengungsi Afganistan, ditangkapnya Farid Okbah pada November 2021 serta viral saat Anies Baswedan membaca buku karangan Farid Okbah.
Kesimpulan:
Baca Juga: Menteri Bahlil Harap Politik Identitas Hilang di Tahun Politik, Pengamat: Demi Jaga Iklim Investasi
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Youtube Suara Politik tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Berita Terkait
-
RR: Politik Pencitraan Itu Hasilnya Presiden Kayak Jokowi, Masak Mau Diterusin?
-
"Jokowi Mempreteli Demokrasi" Kerasnya Kritikan Rizal Ramli untuk Presiden
-
Disenggol Warganet Pakai Penghargaan Mentereng Anies, Gibran Pasrah Bilang Begini
-
Cek Fakta: Lumpuh Total! Kabar Duka Istana, Kondisi Gibran Semakin Memprihatinkan, Istana Banjir Tangis, Benarkah?
-
Dibongkar Anak Buah Sambo, Bagaimana Budaya di Polri sampai Bawahan Sulit Tolak Perintah Atasan?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jadwal World Climbing Series Chamonix 2026: Veddriq Leonardo Cs Siap Beraksi!
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Adopsi Format Esports, Sponsor MotoGP dan LaLiga Gelar Liga Futures UEX