Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini dibandingkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh warganet. Tak main-main, putra Presiden Joko Widodo itu ditantang agar pamer penghargaan mentereng seperti yang dilakukan Anies.
Tantangan itu datang dari seorang warganet dengan nama akun @/anto_cahaya. Akun ini membagikan potret Anies yang sedang berpose dengan sejumlah penghargaan yang telah dibingkai pigura berwarna emas.
Warganet ini pun meminta Gibran agar berpose bersama penghargaan yang diterimanya, dengan mencontoh gaya Anies. Akun ini bahkan bertanya dengan frontal sebenarnya sosok yang kerap disapa 'Mas Wali' itu memiliki penghargaan atau tidak.
"Bro Gibran, mbok sampean kui (kamu itu) sesekali pamer penghargaan kayak pak Anies Baswedan ngeni iki hlo (begini ini hlo)? Ndue ora jane? (punya tidak sebenarnya?)" tanya warganet ini sambil menandai akun Gibran di Twitter, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (4/2/2023).
Cuitan yang menandai dirinya itu membuat Gibran terpanggil. Kader PDIP ini langsung memberikan balasan langsung terkait foto Anies dengan sejumlah penghargaan yang dimilikinya.
Gibran sendiri tidak menjelaskan apakah dirinya memiliki penghargaan seperti Anies atau tidak. Namun, ia hanya mengaku bahwa dirinya memang tidak sehebat sosok calon presiden atau capres 2024 dari Partai NasDem tersebut.
"Saya tidak sehebat beliau bang," tulis Gibran.
Pengakuan Gibran yang tidak sehebat Anies itu pun langsung mengundang respons warganet. Mereka menuliskan beragam pendapat, mulai dari memuji sosok Gibran yang dinilai rendah hati, meledek Gibran sampai ada juga yang menyinyiri Anies.
"Ditampar kenyataan," sahut warganet.
Baca Juga: Pertemuan PKS-NasDem Panasi Mesin, Capresnya Anies, Cawapresnya Siapa Tebak?
"Penghargaan mah bisa buat nge-print sendiri, tapi bukti kerja nyata tak bisa dipungkiri," komentar warganet.
"Bukannya tidak sehebat Anies Baswedan, tapi belum. Semoga kelak jadi pempimpin yang amanah yah Gibran," dukung warganet.
"Bekerja bukan sekedar wacana dan teori. Begitu dikasih kesempatan malah wadadidaw," tambah yang lain.
"Kalau gak salah ada jasa pembuatan piagam penghargaan. Mungkin mas wali bisa buat piagam untuk diri sendiri dengan menggunakan perantara LSM atau komunitas maayarakat setempat agar kesannya asli gitu loh. Hitung-hitung untuk mempertebal CV, sebagai modal untuk nyapres," ledek warganet.
"Tenang mas, para pendukung mas masih tetap mendukung Anda dibanding tokoh manapun. Meski segunung penghargaannya terus maju, sekali langkah maju ke depan tanpa berhenti, apa lagi lihat ke belakang. Lanjut Mas jadi Walikota," dukung lainnya.
"Gak usah niru pamar pamer ngono kuwi mas wali, fokus kerja wae. Wes josss tenan mas wali (tidak perlu menirukan pamer seperti itu mas wali, fokus kerja saja. Sudah bagus banget mas wali)," pesan warganet.
Berita Terkait
-
Pertemuan PKS-NasDem Panasi Mesin, Capresnya Anies, Cawapresnya Siapa Tebak?
-
Cek Fakta: Lumpuh Total! Kabar Duka Istana, Kondisi Gibran Semakin Memprihatinkan, Istana Banjir Tangis, Benarkah?
-
Ridwan Kamil Belum Berminat Duet Dengan Anies Baswedan Maju Pilpres 2024
-
Gibran Unggah Lagi Kabar Hoaks Dirinya Lumpuh Total Digerogoti Virus: Serem Juga Guyonannya..
-
CEK FAKTA: Jokowi Turun Tangan, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Dihukum Mati, Benarkah?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo