Bakal calon presiden dari partai Nasdem Anies Baswedan saat jadi pembicara di Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia atau APEKSI ke XVI ungkap gagasan soal dibentuknya lembaga tersendiri yang mengurus masalah perkotaan.
Gagasan ini disampaikan Anies di Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis 14 Juni 2023. Menurut Anies, badan tersebut dinilai cukup penting untuk atasi masalah-masalah perkotaan.
"Jadi ada badan khusus nantinya, namanya kementerian atau badan. Tapi tujuannya adalah yang mengakomodir terkait urusan perkotaan. Hari ini belum ada menangani perkotaan, tapi hanya pedesaan," ungkap Anies seperti dilihat pada potongan video yang beredar luas di laman sosial media.
Ditegaskan Anies bahwa gagasan ini bukan untuk mengecilkan tugas dari wali kota. Disampaikan Anies Baswedan bahwa gagasa ini untuk masa depan karena menuruntya kota nantinya akan memiliki sejumlah masalah krusial.
"Saya sampaikan, saya tidak menggarami laut, di sini semua adalah wali kota berpengalaman," jelasnya kepada awak media, seperti dikutip, Jumat (14/7).
"Saya sampaikan tadi bagaimana sikap dan masa depan kita akan punya penduduk banyak di kota," lanjutnya. "Sehingga perlu perencaan lebih komprehensif,"
Gagasan Anies Baswedan ini kemudian mendapat nyinyiran dari sejumlah warganet di laman sosial media.
"Kementerian perkotaan? Trus gunanya wali kota apa pak?" nyinyir akun @nark***
"Nambah lagi posisi baru untuk geng oligarki," tulis akun @teko***
Baca Juga: Persija Selalu Jadi Korban, dari Konser Blackpink hingga Agenda Politik Anies Baswedan
"di liat dari cara bicaranya, tangan di taruh di atas mimbar, songong aslinya ini orang," ungkap akun @tau***
"Apa gunanya menteri pedesaan kan udah ada kepala desa, g**lok kok di pertontonkan," jelas akun @sut*** (Genta)
Berita Terkait
-
Santer Nama Yenny Wahid 'Dijodohkan' Jadi Bacawapres, Anies: Pada Waktunya Nanti Diumumkan
-
Beda Jawaban Anies Vs Ganjar Soal IKN, Lanjut Atau Tidak?
-
Menguji Pernyataan Prabowo yang Sebut Anies Profesor dan Ganjar Gubernur
-
Jawaban Tak Lugas Anies Usai Diserang Habis-habisan Soal JIS
-
Beda Gaya Pidato Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto di Rakernas Apeksi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Jika Gaji Rp 8 Juta Masuk Kategori MBR, Apa Kabar Karyawan yang Mentok UMR?
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
-
Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026
-
Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi