Suara.com - Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan merespons nama Zannuba Arrifah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid yang disebut-sebut cocok menjadi pendampingnya menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.
Anies masih menahan diri tidak berkomentar lebih jauh perihal cawapres, termasuk soal nama Yenny. Menurutnya, nanti pada saatnya nama cawapres akan ia umumkan sendiri.
"Pokoknya pada waktunya nanti diumumkan. Gitu saja udah," kata Anies usai hadiri HUT ke-12 Garda Pemuda NasDem di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2023).
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali, menilai jika figur Nahdlatul Ulama (NU) yang kuat di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur memang perlu dipertimbangkan untuk dijadikan calon wakil presiden (cawapres) jika ingin mudah menang di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Pernyataan itu disampaikan Ali menanggapi santernya isu putri Presiden ke-4 RI itu menjadi salah satu kandidat cawapres Anies Baswedan.
"Maka idealnya adalah memang kalau mau lebih mudah, kontestasi NasDem cenderung melihat bahwa figur NU wilayah Jatim Jateng itu menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan," kata Ali kepada wartawan, Senin (3/7/2023).
Ali menegaskan, sejak awal pihaknya tak pernah bicara soal nama cawapres untuk Anies. Pihaknya lebih tertarik bicara soal kriteria yang harus dipenuhi.
Menurutnya, soal kriteria kekinian Anies membutuhkan sosok yang memang bisa melengkapi kekurangannya yang selama ini berada di wilayah Jateng dan Jatim.
"Kriteria seperti apa yang dibutuhkan mas Anies, untuk memenangkan kontestasi, maka kemudian ketika bicara itu kita bicara tentang kewilayahan kan, demografi, jadi pemahaman saya sih selama ini yang memang lemah itu di wilayah Jateng Jatim," tuturnya.
Baca Juga: Duel Srikandi NU Yenny Wahid vs Khofifah, Siapa yang Cocok Jadi Cawapres Anies?
Kendati begitu, Ali menegaskan, NasDem menyerahkan sepenuhnya soal kewenangan cawapres kepada Anies.
"Ya kalau NasDem kalau saya siapapun yang dipilih mas Anies ya itu adalah kewenangan dari mas Anies sendiri," ujarnya.
"Ya kalau saya. Tapi saya kan tidak mewakili koalisi, kan saya mewakili diri saya NasDem paling tidak memberikan saran tapi kan ada mandat yang diberikan oleh kepada Anies sehingga kita tidak bisa menarik-narik lagi," sambungnya.
Sebagaimana diketahui, banyak nama yang digadang-gadang bakal mendampingi Anies, salah satunya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Demokrat dan PKS, sama-sama bergabung dengan Nasdem mendukung Anies.
Namun belakangan, ada juga nama Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yang disebut-sebut berpeluang menjadi calon wakil presiden Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi