Politisi PDI P yang juga Ketua DPP bidang Kehormatan Komarudin Watubun berikan pernyataan menohok pasca pertemuan Budiman Sudjatmiko dengan ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada Selasa (18/7).
Menurut Komarudin, PDI P akan segera memanggil Budiman Sudjatmiko untuk dimintai keterangan. Ia pun ingatkan bahwa Budiman masih berstatus anggota partai, artnya harus patuh terhadap aturan partai.
Dalam pernyatannya, Komarudin menyebut bahwa Budiman harus tahu soal gerombolan politik dengan organisasi politik. Kata Komarudin, gerombolan politik ialah kumpulan orang yang berkumpul tanpa aturan.
"Kita kan, Kita semua berhimpun dalam partai diatur oleh organisasi. Bedanya kalau orang berkumpul gerombolan politik dengan berorganisasi kan beda. Kalau gerombolan kan kumpulan orang berkumpul tanpa diatur oleh aturan, suka-suka. Kalau kita berorganisasi diatur oleh aturan," jelasnya seperti dikutip dari Suara.com
Komarudin lalu tegaskan bahwa PDI P lewat ketua umum Megawati Soekarnoputri sudah tegaskan bahwa kader harus dukung sepenuhnya Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden di Pemilu 2024.
"Ketika ibu Megawati memutuskan Ganjar Pranowo, ya pasti kita pendukung partai, anggota partai 230 juta seluruh Indonesia pasti juga punya pandangan yang mungkin secara pribadi tidak setuju, tapi konsekuensi sebagai orang partai ya kalau sudah diputuskan semua harus mendukung itu," ungkapnya.
Sementara itu, Budiman saat temui Prabowo Subianto menyebut bahwa menteri pertahanan itu sebagai salah satu orang terbaik yang menjadi calon presiden.
"Saya berharap Pak Prabowo sehat, teruskan tugas, tunaikan tugas. Saya ingin orang Indonesia layak mendapat orang terbaik salah satunya Pak Prabowo," kata Budiman
Tag
Berita Terkait
-
Dulu Sebut Produk Gagal Manusia Indonesia, Sekarang Budiman Sudjatmiko Puji Setinggi Langit Prabowo Subianto
-
Jokowi Kasih Desain Kemeja Belang Hitam Putih untuk Kostum Ganjar di Pilpres 2024, Maknanya Apa Sih?
-
Manuver Budiman Sudjatmiko Temui Prabowo, Ironi Sejarah Reformasi 98 yang Memantik Kekecewaan Masyarakat
-
Sudah Kenyang Telan Janji-janji, PP Muhammadiyah Ogah Mudah Percaya dengan Capres
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar