Frank Wormuth ditunjuk oleh PSSI mengisi posisi direktur teknik (dirtek) sepeninggal Indra Sjafri. Frank akan dampingi Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17.
Frank hanya dikontrak selama 4 bulan. Frank akan melakukan pentahapan untuk membangum tim U-17 agar siap bersaing dengan 24 negara lainnya di Piala Dunia U-17 pada November - 2 Desember.
Sepanjang kariernya sebagai manajer, pria kelahiran Berlin 13 September 1960 ini ternyata pernah menjadi asissten Joachim Low di Fenerbache.
Itu jadi pengalaman pertama Frank mengurus satu tim murni sebagai seorang pelatih. Sebelumnya, ia sempat merangkap manajer-player di dua klub, FC Teningen dan FV Nimburg.
Kariernya bersama Low di klub Turki itu pun cukup singkat. Ia dikontrak pada 1 Juli 1998 dan mengakhiri kontrak pada 30 Juni 1999.
Setelah dari Fenerbache, ia kemudian melatih SC Pfullendorf dan menjalani 61 laga. Di klub pertamanya ini, ia mencatatkan 23 kali kalah, 16 kali hasil imbang dan menang sebanyak 22 pertandingan.
Dari SC Pfullendorf, Frank dikontrak FV Ravensburg. Dari data Transfermarkt, tidak ada catatan pertandingan Frank di klub yang bermain di kasta ketiga Liga Jerman itu.
Frank pada 1 Juli 2002 dikontrak oleh SSV Reutlingen dan melakoni 32 pertandingan sampai 5 Mei 2003. Di klub kasta ketiga liga Jerman ini, Frank menelan 15 kekalahan, 6 hasil imbang dan hanya 11 kali menang.
Setelah dari SSV Reutlingen, Frank sempat berhenti sejenak sebagai pelatih. Ia baru kembali melatih pada 1 Juli 2004 dan melatih Union Berlin.
Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Kalah 1-3 dari Thailand, Wasit Vietnam Bikin Fani Supriyanto Emosional
Ia hanya bertahan 11 pertandingan di Union Berlin. Dari 11 laga itu, Frank cuma persembahkan 2 kali kemenangan, 1 hasil imbang dan menelan 8 kekalahan. Parahnya saat Frank melatih Union Berlin, klub ini catatkan 7 kekalahan beruntun.
Frank kemudian melatih VfR Aalen, klub yang bermain di kasta keempat Liga Jerman. Di kompetisi levelnya lebih bawah, Frank catatkan penampilan lebih baik.
Dari 53 laga bersama klub itu, Frank meraih 20 kali kemenangan, 19 kali imbang dan 14 kali kalah. Pada 1 Januari 2008, Frank ditunjuk jadi Chief Instruktur di akademi PSSI-nya Jerman DFB.
Ia lalu diangkat jadi pelatih Jerman U-20. 49 laga dijalani Frank sebagai pelatih Jerman U-20. Dari 49 laga itu, ia memperoleh 27 kemenangan, 10 hasil imbang dan 12 kali kalah.
Catatan Frank memburuk saat melatih klub Belanda, Heracles Almelo. Melatih sejak 1 Juli 2018, Heracle dibawa Frank cuma meraih 51 kemenangan dan menderita 64 kekalahan.
Di klub terakhir, FC Gronnigen, rasio kekalahan lebih besar dibanding kemenangan. Dari 15 laga, 8 laga berakhir kalah dan hanya 4 pertandingan Gronningen berhasil dibawa Frank meraih kemenangan. 3 laga berakhir imbang.
Berita Terkait
-
Dari Joachim Low, Jurgen Klinsmann, Ternyata Dirtek Baru PSSI Frank Wormuth: Pengangguran Sejak 2022
-
Ketum PSSI Tunjuk Frank Wormuth Jadi Konsultan Pelatih Timnas Indonesia U-17
-
4 Pemain Diaspora Dicoret dari Timnas U-17, Salah Satunya karena Omongan Bima Sakti?
-
Teka-teki Isu Ahok Ditunjuk Jadi Dirut Pertamina, Erick Thohir Buka Suara
-
Daftar 7 Pemain yang Dicoret Bima Sakti dari Seleksi Timnas Indonesia U-17, Empat di Antaranya Pemain Diaspora
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026