Suara.com - Manajer Arsenal Arsene Wenger kesal dengan Winger Bayern Munchen Arjen Robben. Wenger menuding Robben melakukan diving untuk memperoleh hadiah penalti. Kekesalan Wenger bertambah karena insiden tersebut berujung dengan diusirnya penjaga gawang Wojciech Szczesny keluar lapangan.
Bagi Wenger, diusirnya Szczesny bukan hanya mengubah permainan namun juga mengakhiri pertandingan.
"Itu tidak hanya mengubah permainan, itu membunuh pertandingan. Itu adalah pertandingan berkelas dan di babak kedua semuanya menjadi tidak berimbang," ujar pelatih asal Perancis tersebut kesal.
Kasus kartu merah Szczesny tidak hanya selesai di lapangan. Szczesny yang menunjukan gelagat tidak puas atas keputusan wasit saat keluar lapangan, terancam hukuman dari UEFA.
"Robben sangat berpengalaman melakukan hal itu. Mereka melakukannya hampir setiap kali bersentuhan dan kami tidak terbiasa dengan hal itu. Kami tidak melakukannya di Inggris. Kami tidak terbiasa melakukan itu di Liga Premier," cetus Wenger.
Dalam laga perdelapanfinal Arsenal kontra Bayern di Emirates tersebut, Szczesny menerima kartu merah setelah menjatuhkan Robben di kotak terlarang menjelang turun minum. Dengan 10 pemain, Arsenal akhirnya tumbang di kandang lewat dua gol Bayern yang diceploskan Tony Kroos dan Thomas Muller.(dailymail)
Berita Terkait
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Deretan Fakta Arsenal Juara Community Shield: Gol 23 Detik Bikin City Babak Belur
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana