Suara.com - Pelatih Inter Milan, Walter Mazzarri, meyakini bahwa timnya seharusnya mendapatkan satu hadiah "penalti yang jelas", dalam laga mereka versus Cagliari yang berkesudahan 1-1, pada lanjutan kompetisi Serie A Italia, Minggu (23/2/2014) waktu setempat.
Dalam pertandingan di San Siro itu, Cagliari justru unggul lebih dulu di menit ke-40, lewat tendangan penalti Mauricio Pinilla. Barulah kemudian di awal babak kedua, Inter bisa menyamakan kedudukan lewat Rolando.
Namun begitu, kendati hasil imbang mau tak mau harus diterima, Mazzarri merasa bahwa timnya harus kehilangan poin kemenangan antara lain gara-gara tidak diberikannya minimal satu hadiah penalti kepada timnya. Satu pelanggaran jelas di kotak terlarang yang dimaksudnya adalah ketika Mauro Icardi dijatuhkan.
"Saya tidak berbicara mengenai wasit," ungkap Mazzarri, sebagaimana dikutip Soccerway dari Rai Radio.
"Itu (pelanggaran) jelas sekali. Bagaimana mungkin saya tak melihatnya sebagai sebuah penalti? Saya sebenarnya sudah muak diam terus, tapi saya tetap harus melakukannya," sambungnya.
Hasil imbang ini memang bisa dikatakan peluang yang terbuang bagi Inter. Kini mereka duduk di posisi kelima klasemen sementara Serie A, tertinggal 4 poin dari Fiorentina yang masih menyimpan keunggulan satu pertandingan.
Sementara sebaliknya, bagi Cagliari, hasil ini termasuk penting, dengan kian menjauhnya mereka (5 poin) dari zona degradasi. Dalam hal ini, Mazzarri pun tak lupa memuji tim asuhan Diego Lopez tersebut.
"Saya harus mengucapkan selamat kepada I Sardi (julukan Cagliari) karena mereka telah tampil bagus. Mereka membuat sejumlah keputusan berani," tutur Mazzarri.
"Saat melawan Fiorentina (pekan lalu), kami bisa menang. Tapi kami tak bisa melakukannya kali ini. Mencetak gol lebih dulu itu penting. Ini adalah salah satu laga penting di mana kami hanya imbang. Kami menciptakan banyak peluang, tapi tak bisa memanfaatkannya," ujarnya pula. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Tinggalkan Klub Emil Audero, Jamie Vardy: Latihannya Lari-lari Terus
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Gagal Dapatkan Alisson, Juventus Alihkan Bidikan ke Emiliano Martinez
-
Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rumor Panas FIFA ASEAN Cup 2026: Pakistan Bantah Kabar Ikut Serta di Indonesia
-
Dokumen Bermasalah, Perjalanan Uruguay ke AS untuk Piala Dunia 2026 Tertunda
-
Jepang Tak Lagi Pendek: Evolusi Fisik Samurai Biru Terbukti di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Tinggalkan Tijuana, Timnas Iran Dilepas Ribuan Suporter Meksiko: Kalian Tak Sendirian
-
Gagal Menang Lawan Jepang, Belanda Tetap Catat Rekor Apik di Piala Dunia
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Luis de la Fuente Komentari Isu Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid