Suara.com - Laga derby Kota Madrid antara Atletico Madrid kontra Real Madrid di Vicente calderon, Minggu (3/3/2014) dini hari, berakhir imbang 2-2. Hasil itu membawa Real Madrid kokoh di puncak klasemen La Liga dengan 64 poin. Sementara Atleti bertengger di posisi kedua sementara dengan nilai 61. Mereka unggul sebiji angka dari Barcelona yang belum memainkan laga.
Laga pekan ke-26 La Liga ini berlangsung sangat sengit dan keras. Kedua tim sama-sama bermain ngotot dan menyerang, guna membungkam salah satunya.
Real Madrid berhasil unggul terlebih dahulu pada menit ketiga berkat gol yang dilesahkan Karim Benzema. Memanfaatkan Angel Di Maria, Benzema mampu melepaskan sepakan yang meluncur deras ke gawang Courtouis.
Tuan rumah baru mampu membalas pada menit ke-28 lewat aksi Koke. Lewat sepakan kerasnya, pemain muda Spanyol ini mampu menceploskan bola ke sisi kiri gawang Diego Lopez.
Jelang turun minum, Atleti kembali menambah pundi-pundi golnya berkat aksi Gobi. Lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti, Gobi mengoyak gawang Diego Lopez. Suporter Los Rojiblancos pun bersorak girang. Hasil 2-1 menutup jalannya laga babak pertama.
Babak kedua tak ubahnya seperti laga paruh pertama. Kedua tim tetap saling serang untuk membuktikan siapa yang terbaik di tanah Madrid.
Tak mau kalah dari rival se-kotanya, Real Madrid pun berusaha merangsek jantung pertahanan yang dibangun Atleti.
Namun, upaya itu terus dimentahkan oleh lini belakang Atleti yang tampil tangguh.
Merasa tak aman lewat keunggulan satu gol, Atleti kembali mengancam. Pada menit ke-57 Diego Costa nyaris menjebol gawang Madrid. Sayang sundulannnya memanfaatkan sepak pojok Koke masih tipis dari mistar gawang Madrid. Nyaris.
Madrid membalas menyerang empat menit kemudian lewat Karim Benzema. Memanfaatkan crossing Luka Modric, Benzema berhasil melepaskan tendangan voli yang keras. Nahas sepakannya masih melenceng dari gawang Atleti.
Panasnya laga kedua tim sampai menular hingga ke sisi lapangan. Pada menit ke-65 salah satu staf pelatih Los Rojiblancos melakukan protes keras kepada wasit. Ia sangat marah dan melepaskan cacian kepada wasit. Pelatih Atleti Diego Simeone dan beberapa pemain Atleti terpaksa harus turun tangan untuk meredam emosi pria tersebut.
Usai insiden itu, tim tuan rumah tampak mengendurkan serangan. Mereka fokus mengamankan pertahanan untuk menjaga keunggulan.
Sayang, strategi tersebut salah kaprah. Madrid berhasil menerobos barikade dan menjebol gawang Atleti lewat kaki ristiano Ronaldo pada menit ke-82, memanfaatkan bola muntah yang melintas di depannya. Skor imbang 2-2 pun menutup jalannya laga.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati