Bola / BolaTaiment
Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB
Timnas Irlandia usai mengalahkan Hungaria secara dramatis di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. (Instagram/@irelandfootball)
Baca 10 detik
  • Sejumlah pesepak bola dan figur publik Irlandia mendesak FAI memboikot laga UEFA Nations League melawan tim nasional Israel.
  • Surat terbuka Irish Sport for Palestine menuntut pembatalan pertandingan karena tuduhan pelanggaran kemanusiaan dan aturan sepak bola internasional.
  • Pemerintah Irlandia dan FAI tetap berencana melaksanakan pertandingan untuk menghindari sanksi serta risiko kerugian sepak bola nasional.

Suara.com - Sejumlah pesepak bola dan selebriti ternama di Irlandia mendesak Federasi Sepak Bola Irlandia (FAI) untuk memboikot pertandingan melawan Israel di ajang UEFA Nations League.

Desakan itu muncul melalui surat terbuka yang dikirim kelompok Irish Sport for Palestine, yang menuding Israel melakukan genosida di Gaza.

Surat tersebut juga menuding Israel melanggar aturan UEFA dan FIFA karena mengizinkan tim bermain di wilayah Palestina yang diduduki.

Kampanye bertajuk Stop the Game itu ditandatangani sejumlah pemain Liga Irlandia, mantan pelatih timnas pria Brian Kerr, hingga eks pemain terbaik timnas wanita Louise Quinn.

Tak hanya tokoh sepak bola, sejumlah figur publik ikut bergabung dalam gerakan tersebut.

Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)

Grup musik Fontaines D.C., trio hip-hop Kneecap, penyanyi Christy Moore, hingga aktor nominasi Oscar Stephen Rea ikut menandatangani surat itu.

Irlandia dijadwalkan menjamu Israel di Stadion Aviva, Dublin, pada 4 Oktober mendatang.

Sementara laga kandang Israel pada 27 September disebut kemungkinan dimainkan di venue netral.

Kapten Shamrock Rovers sekaligus ketua Asosiasi Pesepak Bola Profesional Irlandia, Roberto Lopes, menilai tragedi kemanusiaan di Palestina harus menjadi perhatian utama dibanding urusan olahraga.

Baca Juga: Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026

“Kita tidak bisa mengabaikan bencana kemanusiaan di Palestina. Besarnya korban jiwa harus lebih penting daripada pertimbangan olahraga,” ujar Lopes.

Lopes bahkan menyebut Irlandia memiliki kesempatan untuk mengambil langkah yang tidak dilakukan negara lain.

Bek kelahiran Dublin itu sendiri diperkirakan tampil bersama Cape Verde di Piala Dunia 2026.

Namun, Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin menegaskan pertandingan melawan Israel sebaiknya tetap digelar.

Micheal Martin mengakui pemerintah Irlandia memang mengkritik keras kebijakan Israel di Gaza, tetapi menilai olahraga dan politik merupakan persoalan rumit.

“Saya pikir olahraga menjadi area yang menantang ketika bersinggungan dengan politik,” kata Martin kepada The Irish Times.

Load More