Suara.com - Wayne Rooney mengatakan bahwa dirinya siap untuk menyandang ban kapten klub Manchester United. Bahkan, striker MU ini juga telah siap jika ke depan ditunjuk untuk memimpin tim nasional Inggris.
Rooney memang telah disebut-sebut menjadi kandidat kuat menggantikan bek dan juga kapten MU, Nemanja Vidic. Bek internasional Serbia ini akan meninggalkan MU di akhir musim ini dan bergabung dengan Inter Milan.
Sementara di timnas Inggris, ban kapten masih dipegang oleh Steven Gerrard. Meski demikian, gelandang klub Liverpool yang telah berusia 33 tahun ini juga masih belum jelas akan tetap memperkuat The Three Lions setelah Piala Dunia di Brasil.
Rooney pun mengatakan bahwa dia merasa telah memimpin MU meski tanpa ban kapten. Namun striker berusia 28 tahun ini ingin menjadi kapten jika manajer David Moyes yakin jika manajer David Moyes yakin bahwa dia orang terbaik untuk posisinya.
"Saya telah melakukan beberapa kali, jika manajer ingin saya menjadi kapten, saya tidak ada masalah dengan itu. Saya akan menyambutnya dengan kedua tangan," kata Rooney .
"Itu terserah manajer karena itu keputusannya apakah merasa orang yang tepat untuk memimpin tim. Saya rasa dia akan membuat keputusan ketika waktunya tiba. Saya yakin yang terpenting adalah jujur dan mengatakan apa yang Anda rasakan," ujarnya
Sementara soal kapten timnas Inggris, Rooney juga siap jika ditunjuk untuk memimpin. "Ini sebuah kebanggaan besar untuk menjadi kapten negara saya, tapi kembali, itu manajer yang memilih dan saya yakin dia memiliki beberapa kandidat," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam