Suara.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan mengubah cara mengorganisir Piala Dunia. Hal ini dilakukan setelah adanya kemunduran dalam pembangunan stadion yang akan dijadikan tempat pertandingan Piala Dunia 2014 di Brasil.
Wakil Sekjen FIFA Jerome Valcken mengatakan, Piala Dunia 2014 hampir pasti akan mengalami masalah di detik-detik akhir.
“Ini pelajaran dan kami pasti akan mengambil tindaka yang berbeda dan menempuh cara yang berbeda untuk Piala Dunia 2018 di Rusia. Persiapan di Brasil terlambat dan itu merupakan sebuah tantangan. Kami harus bekerja keras dan berpotensi menimbulkan risiko di menit-menit akhir karena belum semua fasilitas sudah diuji coba,” kata Valcke.
Piala Dunia 2014 tinggal 77 hari lagi dan pembangunan salah satu stadion yaitu Corinthians Arena di Sao Paulo masih belum rampung. Padahal, Piala Dunia akan mulai bergulir pada 12 Juni nanti. Selain Sao Paulo, stadion di Porto Alegre juga masih bermasalah.
Valcke mengatakan, perlu waktu 90 hari untuk memasang infrastruktur di dua stadion itu seperti kabel untuk siaran langsung televisi, area keamanan dan tempat untuk rekanan. Dua hari lalu, pemerintah lokal di Porto Alegre sudah mengizinkan pemilik stadion yaitu Internacional untuk mendanai pembangunan infrastruktur tersebut. Namun, tender untuk proyek tersebut belum dilakukan.
Di Sao Paulo, proses pemasangan bangku masih dilakukan sembari memasang atap. Hingga kini belum diputuskan siapa yang akan membayar biaya pemasangan bangku dan atap itu. Valcke berharap segera dicapai kesepakatan untuk mengatasi masalah itu. Selain itu, Odebrecht SA, perusahaan yang bertanggung jawab untuk pembangunan stadion seharga 355 juta dolar Amerika itu akan membangun fasilitas untuk FIFA di sana. (Bloomberg)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia