Suara.com - Nike merilis tampilan jersey resmi timnas Inggris untuk Piala Dunia Brasil 2014. Namun, harganya yang dinilai terlalu mahal, menuai protes keras dari para fans timnas Inggris.
Melalui jejaring sosial Twitter, para fans mengungkapkan kekesalan mereka lantaran harga yang dibanderol Nike, yakni 90 Poundsterling atau senilai Rp1,7 juta dianggap kemahalan. Seorang Tweeps bahkan melontarkan pertanyaan sindiran, apakah harga tersebut sudah termasuk tiket untuk berangkat ke Brasil.
Tak hanya fans yang mengkritik. Sejumlah pemain veteran seperti Stan Collymore juga turut bersuara. Pemain yang pernah membela Inggris ini malah memposting gambar sebuah kaos putih dengan kertas bergambar logo Nike dan bintang di atasnya, yang artinya lebih baik dia membuat sendiri jersey daripada harus mengeluarkan Rp1,7 juta untuk membeli jersey mahal Nike.
Salah seorang pemain Queen Park Rangers, Joey Barton juga tak mau ketinggalan. Dirinya membandingkan jersey Nike itu dengan versi replika yang hanya dijual dengan harga 60 Poundsterling.
Menanggapi kritik tersebut, Nike menjelaskan bahwa harga itu sesuai dengan kualitas bahan. Bahan jenis baru yang dipakai untuk jersey itu membuat si pemakai tetap merasa sejuk di cuaca yang panas. Nike mengeluarkan dua versi jersey, putih dan merah. Menurut Nike, jersey tersebut didedikasikan bagi timnas Inggris yang berangkat ke Piala Dunia Meksiko tahun 1970 silam. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan