Suara.com - Real Madrid meraih kemenangan telak 3-0 atas tamunya, Borussia Dortmund, dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (2/4/2014), di Santiago Bernabeu. Hasil bagus ini pun membuat tim asuhan Carlo Ancelotti itu difavoritkan lolos ke putaran berikutnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam laga ini, Madrid suda unggul dua gol pada babak pertama. Masing-masing gol dicetak oleh Gareth Bale dan Isco. Sementara Dortmund, meski berusaha keras mengejar ketinggalan, tak bisa memperoleh apa-apa.
Gol pembuka Madrid pada menit ke-3, dicetak Bale usai pergerakan Karim Benzema di sisi kiri pertahanan Dortmund. Bola yang kemudian disambung oleh Daniel Carvajal, itu lantas dilepas lewat umpan terobosan ke dalam kotak penalti, yang selanjutnya disambar Bale dengan tendangan ringan yang mengecoh kiper Roman Weidenfeller.
Dortmund berusaha merespons ketinggalan itu dengan beberapa kali tekanan ke daerah pertahanan Madrid setelahnya. Namun adalah Madrid yang tetap mendominasi dan lebih sering mengancam pertahanan Dortmund.
Gol kedua Madrid akhirnya tercipta di menit ke-27. Saat itu, sebuah bola liar di daerah penalti Dortmund usai serangan mendadak, dimanfaatkan dengan baik oleh Isco. Tendangan rendahnya ke sudut kanan gawang Weidenfeller kembali tak bisa dijangkau oleh sang kiper.
Meski kemudian beberapa peluang lagi masih tercipta, terutama dari kubu Madrid, skor 2-0 ini bertahan sampai babak pertama usai. Lantas, memasuki babak kedua, dominasi Madrid dengan serangan-serangannya masih terlihat. Hasilnya segera pula dipetik tim tuan rumah pada menit ke-57.
Berawal dari serangan cepat yang dilakukan Luka Modric dengan lincahnya, memasuki area pertahanan Dortmund disudahinya dengan umpan terobosan matang ke arah Cristiano Ronaldo yang berlari di tengah. Sedikit mengontrol bola sambil berlari, Ronaldo CR7 pun dengan mudah lantas melepaskan tendangan ke gawang yang berbuah gol.
Sisa pertandingan kemudian banyak diwarnai saling serang secara silih berganti, terutama setelah Dortmund memutuskan untuk bermain habis-habisan demi mendapatkan setidaknya satu gol balasan. Namun sampai peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol balasan yang terjadi, demikian pula tambahan dari kubu Madrid.
Yang pasti bagi Madrid, hasil ini sudah lebih dari cukup, apalagi mengingat mereka tidak sampai kebobolan. Lantaran itu pula, Madrid kini dalam posisi diunggulkan untuk bisa lolos ke putaran berikutnya, kendati masih akan ada laga leg kedua yang tak mudah di Dortmund, pekan depan.
Berita Terkait
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras