Suara.com - Wakil Presiden klub Real Madrid Pedro Loper Jimenez menegaskan bahwa tidak ada motivasi tersembunyi soal hukuman transfer FIFA kepada Barcelona. Jimenez mengatakan hal tersebut menyusul tudingan Barca yang mengatakan ada pihak yang sengaja ingin menjatuhkan mereka.
Barcelona mendapatkan hukuman berat dua hari lalu yaitu dilarang melakukan transfer dalam dua bursa transfer ke depan. Sanksi tersebut dijatuhkan FIFA karena Blaugrana dituding telah melanggar article 19 terkait transfer pemain di bawah usia 18 tahun.
Komite disiplin FIFA mengeluarkan sanksi tersebut setelah kasus Barcelona diselidiki oleh Komite Status Pemain, dimana Jimenez adalah salah satu anggotanya. Namun Jimenez segera meluruskan bahwa keputusan tersebut tidak ada hubungan dengan rivalitas kedua klub, namun diputuskan oleh dewan FIFA.
"Komite Status Pemain yang saya tempati tidak memiliki kekuatan untuk menjatuhkan hukuman. Apa yang kami lakukan adalah mempelajari file yang kita terima, tetapi sanksi kepada Barca adalah tanggung jawab komite disiplin FIFA. Baik saya dan Real Madrid tidak ada hubungannya dengan hukuman," ungkap Jimenez.
"Klub-klub besar adalah yang pertama untuk berkolaborasi dengan perlindungan anak , tapi sayangnya memang benar bahwa ada telah melakukan penjualan anak-anak. Itulah yang dikhawatirkan oleh FIFA," ujarnya.
Sebelumnya, presiden Barca Josep Maria Bartomeu mengatakan bahwa dia yakin bahwa ada seseorang di luar ini yang mencoba merusak Barca. Pihak Barca juga akan melakukan banding atas hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA tersebut. (Soccernet)
Berita Terkait
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan