Suara.com - Leg kedua babak perempat final Liga Champions antara Bayern Munchen vs Manchester United akan dipimpin wasit Jonas Eriksson. Eriksson sebelumnya memicu kontroversi karena dinilai berat sebelah saat memimpin leg pertama babak 16 besar antara Manchester City vs Barcelona bulan Februari lalu.
Eriksson ditunjuk langsung oleh UEFA untuk memimpin laga di Allianz Arena. Laga leg kedua antara Bayern Munchen vs Manchester United akan dihelat Kamis (9/4/2014) dini hari WIB.
Bagi kubu Bayern, Eriksson merupakan wasit yang tidak asing di kompetisi besar. Eriksson merupakan wasit yang memimpin partai final Piala Super Eropa Agustus tahun lalu. Dalam laga yang mempertemukan Bayern Munchen dengan Chelsea, Eriksson mengeluarkan sembilan kartu kuning dan mengusir Ramires dari pertandingan yang akhirnya dimenangkan oleh Bayern lewat drama adu penalti.
Baru-baru ini nama Eriksson mencuat setelah kepemimpinannya di leg pertama babak 16 besar antara Manchester City vs Barcelona dinilai tidak adil. Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan City 0-2 tersebut, Eriksson mengusir Martin Demichelis dan memberikan hadiah penalti bagi Barca.
Peristiwa tersebut memicu kemarahan Manajer City Manuel Pellegrini. Atas komentar pedasnya terkait kepemimpinan Eriksson, Pellegrini dijatuhi hukuman oleh UEFA dan diwajibkan meminta maaf kepada wasit asal Swedia tersebut.(Soccernet)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi