Suara.com - Final Copa del Rey menjadi ajang bagi Gareth Bale membuktikan diri. Sempat diragukan akan kemampuannya, Bale menjawab dengan kecepatan dan sekaligus ketajamannya mencetak gol yang membuahkan trofi Copa del Rey bagi Real Madrid.
Bale datang ke Bernabeu dengan harga yang fantastis setelah diboyong Madrid dengan 91 juta euro dari Tottenham Hotspur. Tak heran jika Madriditas sangat berharap lebih kepada pemain asal Wales berusia 24 tahun itu. Namun bukan sesuatu yang mudah bagi Bale berkiprah di Bernabeu karena Cristiano Ronaldo masih tetap menjadi tumpuan Madrid.
Ia telah menyumbangkan 20 gol bagi Madrid namun hal itu belum memuaskan bagi para fans Madrid. Bahkan dua pekan lalu Bale adalah salah satu pemain yang juga mendapatkan cemoohan dari para fans Madrid. Meski demikian, hal itu tidak mematahkan semangat Bale untuk terus menunjukkan kemampuan yang dimilikinya.
Menjelang final Copa del Rey menjadi tekanan besar bagi pelatih Carlo Ancelotti yang tidak dapat memainkan Ronaldo. Namun dia memberikan kepercayaan penuh kepada Bale yang menjadi salah satu dari tiga pemain menyerang yang diandalkan menghadapi Barcelona yang sudah dua kali mengalahkan mereka di Liga.
Kepercayaan Ancelotti ternyata membuahkan hasil, setelah beberapa kali usahanya gagal Bale akhirnya mencetak gol penentu kemenangan Madrid. Bukan hanya itu, Pangeran Wales-julukan Bale pun menunjukkan kecepatan yang dimilikinya, melesat seperti panah memenangi adu sprint dengan bek Barcelona Marc Batra sebelum menaklukkan kiper Barcelona Jose Pinto di menit ke-85.
Ini juga menjadi gol pertama bagi Bale di ajang El Clasico yang telah diikutinya di musim ini. "Ini merupakan pengalaman besar bagi saya, sebuah akhir yang tepat. Jelas ini adalah kemenangan besar, dan semua orang senang," ungkapnya usai pertandingan tersebut.
"Saya harus melakukan sprint, Bartra mendorong saya dan berusaha menghadang jalur saya tetapi tidak berhasil. Saya harus melewati dia. Itu merupakan gol yang indah tetapi lebih bagus lagi karena kami berhasil memenangkan pertandingan dan mempersembahkan trofi bagi Real Madrid," ungkap Bale menjelaskan gol tersebut.
Sementara Ancelotti pun mengakui bahwa gol tersebut adalah gol terpenting bagi karir Bale. "Itu merupakan saat-saat yang menentukan. Ketika Batra mencetak gol segala sesuatu bisa saja terjadi. Dia (Bale) bermain dengan baik, seluruh pemain bermain dengan baik. Anda harus bermain sebagai satu kesatuan untuk mengalahkan Barcelona," kata pelatih Madrid.
Pelatih Barcelona Gerardo Martino juga tidak memiliki komplain atas gol kemenangan Madrid, bahkan dia memuji kecepatan Bale. "Sulit untuk melihat pemain bisa berlari seperti itu pada tahap pertandingan ini. Pertandingan masih berjalan dengan cara kami setelah kami menyamakan kedudukan hingga serangan balik itu," tukasnya. (Soccernet)
Berita Terkait
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Atletico Madrid Sepakat Lepas Antoine Griezmann ke Orlando City
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit