Suara.com - Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan untuk Piala AFC 2014 di Myanmar akan kembali diuji kemampuannya. Kali ini, Timnas Yaman dan Lebanon akan menguji kemampuan Garuda Jaya.
Menurut rencana, pertandingan uji coba melawan Yaman akan dilakukan sebanyak dua kali. Dua pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogjakarta, Jumat (23/5/2014) dan Minggu (25/5/2014). Sedangkan laga uji coba melawan Lebanon akan digelar di Stadion Manahan Solo, Rabu (28/5/2014).
"Federasi sepak bola Yaman menyepakati jika pertandingan uji coba akan dilakukan dua kali," kata Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Minggu (18/5/2014).
Menurut Joko, Atas beberapa pertimbangan, Yaman menginginkan laga uji coba tersebut digelar dua kali. Diantaranya adalah masalah efisiensi biaya perjalanan ke Indonesia, dan menambah jam terbang pemain. Dari dua pertandingan tersebut, pertandingan terbuka akan digelar secara terbuka untuk umum. Sementara pertandingan kedua dilakukan secara tertutup.
"Untuk pertandingan pertama melawan Yaman terbuka untuk umum. Baru pertandingan kedua tertutup untuk umum (nonkomersial)," jelas Joko.
Pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu menambahkan, untuk melawan Lebanon semuanya telah dipersiapkan. Kedua federasi juga telah melakukan komunikasi. Adapun pertandingan ujicoba digelar sebelum Timnas Lebanon melawat ke Qatar.
Demi menghadapi tiga pertandingan ujicoba ini, Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan Indra Sjafri kembali digembleng di Lapangan UNY Yogjakarta. Pada tahap pertama kembali dilakukan tes fisik berikut VO2max.
Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi terakhir para pemain. Pasalnya sebelum kembali masuk ke pemusatan latihan, Garuda Jaya baru saja menjalani dua pertandingan uji coba menghadapi Timnas Myanmar.
Pada uji coba tersebut, Timnas Indonesia U-19 mendapatkan hasil kurang maksimal yaitu bermain seri 1-1 dan kalah 1-2 dari Timnas Myanmar yang juga dipersiapkan untuk Piala AFC 2014. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti