Suara.com - Bagi Dembore Silva (26 tahun), Piala Dunia 2014 yang akan digelar di Brasil bisa menghasilkan sepeda motor baru. Warga Rocinha – salah satu distrik di Rio - itu akan menyewakan apartemennya kepada turis selama berlangsugnya Piala Dunia. Dia akan mengenakan tarif 1.719 dolar Amerika kepada turis yang ingin menyewa apartemennya itu. Tarif itu lebih murah dibandingkan harga kamar hotel selama Piala Dunia yang bisa tiga hingga empat kali lipat.
“Saya akan keluar dari apartemen saya selama Piala Dunia tetapi kantong saya akan bahagia,” ujarnya.
Sekitar 600 ribu turis diprediksi akan datang ke Rio selama perhelatan Piala Dunia 2014. Mereka akan bersaing untuk mendapatkan 55 ribu tempat tidur di hotel. Turis yang tidak bisa mendapatkan hotel hampir pasti akan menyewa rumah warga atau apartemen milik warga sekitar, seperti yang dilakukan oleh Silva.
Rocinha merupakan salah satu distrik paling kumuh di Brasil. Angka kejahatan di kota itu juga sangat tinggi. Pada 2012, ada 1.206 kasus pembunuhan yang ironisnya merupakan angka terendah dalam dua dekade terakhir.
Tentara Brasil sudah sepakat untuk membantu polisi guna memerangi kriminalitas di kota Rio. Kota New York yang merupakan salah satu daerah di Amerika Serikat dengan tingkat kejahatan tinggi hanya mempunyai 400an kasus pembunuhan dalam satu tahun.
Silva akan menumpang di rumah pacarnya selama Piala Dunia digelar di sejumlah kota di Brasil. Apartemen yang disewakan Silva memang jauh dari mewah. Lokasinya pun agak sulit dijangkau karena harus melalui lorong sempit. Di dalam apartemen itu, hanya ada perabotan standar seperti kasur. Namun, yang paling dibanggakan Silva terhadap apartemennya adalah teras di atap. Dari ruangan itu bisa terlihat dengan jelas lautan dan juga wilayah Dirty Clothes, daerah yang dikuasai oleh kelompok gangster.
Meski masih banyak kelompok gangster yang berlalu lalang, Silva menilai distrik Rocinha masih lebih aman dibandingkan dengan distrik Ipanema dan Leblon, tempat hotel-hotel mewah dibangun di Rio de Janeiro. Karena, polisi sudah membangun markas di daerah Rocinha. (Bloomberg)
Tag
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bukayo Saka Terancam Absen saat Inggris Hadapi Kosta Rika, Kondisinya Masih Dipantau
-
Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville
-
Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Legenda Real Madrid Pepe Gabung Staf Kepelatihan Jose Mourinho
-
Media Belanda Takjub dengan Performa Apik Ole Romeny di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Barcelona Batal Permanenkan Marcus Rashford
-
Manchester United Resmi Lepas Jadon Sancho, Casemiro, dan Tyrell Malacia
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni