Suara.com - Jepang bertekad membuat sejarah di Piala Dunia 2014. Gelandang internasional Jepang Keisuke Honda yakin skuatnya bisa mencapai delapan besar di Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Honda merupakan salah satu pemain yang ikut memperkuat Jepang di Afrika Selatan empat tahun. Pemain AC Milan ini menyumbangkan dua gol dalam empat laga namun Tim "Samurai Biru" ini harus tersingkir di putaran kedua setelah kalah adu penalti dari Paraguay.
Namun, Honda yakin di Jepang bisa meraih hasil lebih baik lagi di Brasil. Berada satu grup dengan Pantai Gading, Yunani dan juga Kolombia, Honda merasa optimistis skuadnya berpeluang untuk lolos dari fase grup.
"Pertama, kami dapat 100 persen lolos dari grup kami. Setelah itu, segala sesuatu dapat terjadi di Piala Dunia. Kami cukup baik sekarang untuk mencapai ke perempatfinal," ungkap Honda.
"Tentu saja kami semua perlu untuk tetap fit namun jika kami melakukan hal yang dasar 100 persen, tidak ada kesalahan. Kami bisa maju ke perempatfinal. Dari sana kita bisa membuat mujizat yang terjadi," ujarnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Dianggap Beban Negara! Stadion Legendaris Final Piala Dunia Terlilit Utang Rp34 Triliun
-
Eks Pemain AC Milan: Sandy Walsh Bisa Jadi Contoh Pemain Indonesia ke Liga Jepang
-
Legenda Jepang Soal Lawan Timnas Indonesia: Tidak Penting, Anggap Uji Coba
-
Eks AC Milan Jelang Jepang vs Timnas Indonesia: Kemungkinannya Kecil
-
Terkejut, Legenda Jepang Doakan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan