Suara.com - Pesepak bola legendaris Jerman, Franz Beckenbauer dijatuhi hukuman tidak boleh berkecimpung dalam aktivitas yang terkait sepak bola selama 90 hari. Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menjatuhkan hukuman itu karena Beckenbauer tidak mau bekerja sama dalam penyelidikan dugaan suap dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.
Rusia dan Qatar terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. Penyidik FIFA Michael Garcia memimpin penyeledikan dugaan suap tersebut. Beckenbauer merupakan salah satu anggota Komite Eksekutif FIFA yang pada 2010 memberikan suara untuk dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia.
Beckenbauer memang tidak pernah menyebutkan pilihannya. Namun, dari dokumen yang didapat Sunday Times, Beckenbauer sempat berkunjung ke Qatar sebelum dan setelah proses pemilihan tersebut. Kunjungan Beckenbauer itu atas undangan Mohammed bin Hammam, anggota Komite Eksekutif Qatar.
Hammam sudah dihukum seumur hidup oleh FIFA karena terlibat dalam korupsi. Sunday Times melaporkan, Beckenbauer berkunjung ke Qatar bersamaan dengan kunjungan bisnis mengatasnamakan perusahaan perkapalan ER Capital Holding, di mana Beckenbauer menjadi penasihat sekaligus duta besar.
Sejak 2012, Beckenbauer juga menjadi duta besar untuk asosiasi produsen gas Rusia. FIFA sudah meminta waktu untuk mewawancarai Beckenbauer namun tidak ada respon. (Guardian)
Berita Terkait
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanduk Malvinas Jadi Sorotan
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi