Suara.com - Kekalahan kedua kalinya di penyisihan Grup D Piala Dunia (PD) 2014, saat ditekuk Uruguay 2-1, Kamis (19/6/2014) waktu setempat, membuat Inggris memang berpeluang besar harus angkat koper lebih awal meninggalkan Brasil. Sesuatu yang jika benar terjadi, akan mengulang catatan lama pada PD 1958 lalu.
Salah satu yang sangat sadar dengan tipisnya peluang Three Lions itu adalah sang kapten, Steven Gerrard, yang tahu bahwa jika Italia dan Kosta Rika imbang saja di laga Jumat (20/6) ini, maka dia dan rekan-rekannya pun harus segera bersiap pulang.
"Italia adalah tim yang luar biasa, dan mereka punya kemampuan memenangi kedua laganya (lawan Kosta Rika maupun Uruguay). Tapi kami sudah sia-sia berharap (hopeless)," tuturnya seusai laga.
"Posisi kami saat ini adalah posisi yang jelas tidak kami inginkan saat menuju turnamen ini, yaitu harus bergantung pada hasil pihak lain. Ini sekarang memang sudah sangat sulit," tambahnya.
"Kami akan menunggu saja dan melihat bagaimana hasil pertandingan besok (Italia vs Kosta Rika). Manajer juga akan menunggu dan melihat hasil itu, sebelum memutuskan apa yang akan ia lakukan," sambung Gerrard.
"Jika tak ada gunanya lagi bermain (di laga terakhir), maka saya juga tak tahu apakah dia (Roy Hodgson) akan menurunkan tim yang sama sekali berbeda. Yang jelas, saat ini adalah momen yang sangat berat," tandasnya. (FIFA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan