Suara.com - Sebiji gol Striker Bryan Ruiz ke gawang Gianluigi Buffon, memasikan kiprah Kosta Rika di fase 16 besar Samba 2014. Bertarung di Pernambuco Arena, Recife, Brasil, Kosta Rika mengukir sejarah baru di piala dunia. Untuk pertama kalinya, Kosta Rika berhasil lolos dari fase grup dalam 24 tahun terakhir.
Hasil menawan ini, membuat Kosta Rika, di luar dugaan, menjadi pemuncak Grup D dengan enam poin. Mereka mengalahkan tiga raksasa di grup maut tersebut, Italia, Uruguay dan Inggris, yang masing-masing di tempat kedua, ketiga dan buncit.
Italia dan Uruguay akan saling beradu pekan depan untuk memastikan nasibnya di Samba 2014. Sementara peluang bagi Inggris sudah sirna sudah.
Dalam laga ini, Italia sempat membuka asa kemenangan pada paruh pertama. Andrea Pirlo bermain cantik, dan menjadi maestro Italia.
Sayang, di lini depan, Mario Balotelli justru tumpul, tak menggigit. Striker AC Milan itu gagal membuat gol dari dua peluang emas yang didapatnya.
Kosta Rika yang sempat tertahan mendapatkan energi menyerang di penghujung laga. Hasilnya, di menit 44, sang kapten Bryan Ruiz mampu melesahkan bola ke gawang kiper tua, Gianluigi Buffon. Skor 1-0 tersebut sekaligus menutup jalannya laga babak pertama.
Di babak kedua, Kosta Rika bertahan bukan main. Enam bek yang ditaruhnya di barisan pertahanan membuat Italia mati kutu.
Mau tak mau Cesare Prandelli, pelatih Italia, harus memutar otak untuk membongkar tembok kokoh yang dibangun Kosta Rika. Tiga pemain menyerang pun dimasukkan, Antonio Cassano, Lorenzo Insigne dan Alessio Cerci.
Tetapi, hasilnya tetap tumpul. Italia makin frustasi.
Buntutnya, lantaran tak berhasil berhasil memasuki lini pertahanan Kosta Rika, pemain-pemain Italia pun terpaksa melepaskan sepakan jauh dari luar kotak penalti, yang semuanya gagal menggetarkan jala wakil Amerika Utara. Italia pun menyerah 0-1.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris