Suara.com - Amerika Serikat hanya tinggal menunggu hitungan menit untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014. Hingga memasuki menit keempat masa tambahan waktu di babak kedua, anak asuh Juergen Klinsmann itu sudah unggul 2-1 atas Portugal.
Kemenangan atas Portugal akan membuat negara Paman Sam itu mengoleksi enam angka dan maju ke babak berikutnya. Namun, Amerika harus menunda mimpinya untuk sementara tampil di babak 16 besar. Umpan Cristiano Ronaldo berhasil dimanfaatkan oleh pemain pengganti Varela untuk menjebol gawang Amerika.
Gol itu terjadi di menit kelima masa tambahan waktu. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan usai. Amerika harus meraih tambahan satu angka dari pertandingan terakhir melawan Jerman apabila ingin lolos ke babak berikutnya.
“Kami sudah menempatkan satu kaki di pintu (16 besar-red), jadi hasil itu sangat mengecewakan. Sepak bola terkadang kejam, “ kata Tim Howard, kiper Amerika Serikat.
Pelatih Juergen Klinsmann juga tidak bisa menyembunyikan kekecewaan atas gol Portugal di menit-menit akhir itu.
“Gol balasan itu sangat emosional bagi fans, pemain dan juga pemain cadangan. Tetapi, itulah Piala Dunia. Anda harus segera melupakan yang sudah terjadi dan berpikir ke depan,” kata Klinsmann.
Fans Amerika yang hadir di stadion juga tidak bisa menaha kesedihannya saat tim jagoannya gagal meraih kemenangan. Mereka terlihat berlinang air mata ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Amerika akan lolos ke babak 16 besar apabila berhasil menang atau menahan imbang Jerman. Apabila kalah, Amerika masih bisa lolos apabila Portugal dan Ghana hanya bermain imbang. (Bloomberg)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla