Suara.com - Para pemain Nigeria melakukan aksi mogok latihan. Ini dilakukan karena mereka meminta Federasi Sepak Bola Nigeria untuk segera memberikan bonus uang atas keberhasilan lolos ke babak 16 besar.
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) memberikan bonus uang kepada 16 tim yang berhasil lolos dari babak penyisihan grup. FIFA memang belum mencairkan bonus tersebut.
Namun, para pemain Nigeria meminta Federasi untuk membayarkan terlebih dahulu uang bonus tersebut sebelum pertandingan melawan Prancis, Senin (30/6/2014).
Alasannya, apabila mereka tersingkir di babak 16 besar maka pemain akan susah untuk meminta uang bonus tersebut dari Federasi Sepak Bola Nigeria.
Hal ini terjadi pada Piala Dunia 2010 lalu ketika Federasi menunda pembayaran uang penampilan kepada para pemain Nigeria. Pelatih Stephen Keshi menjadwalkan pemain Nigeria melakukan latihan hari ini pukul 18 waktu setempat.
Pemain Nigeria bersama ofisial sebenarnya sudah naik bus menuju stadion tempat mereka berlatih. Namun, ketika sudah sampai di stadion, para pemain menolak untuk melakukan latihan.
Tim media Nigeria, Ben Alaiya memberikan pengumuman kepada awak media bahwa para pemain tengah rapat dan latihan kemungkinan akan terus berlangsung. Selang 30 menit kemudian, para pemain justru meninggalkan stadion dan langsung melakukan makan malam.
Beberapa saat sebelumnya, Sekjen NFF Musa Amadu sudah meninggalkan Sao Paulo ke Abuja untuk menjadi fasilitator agar pemerintah bersedia mencairkan dana untuk membayar bonus kepada pemain. (Goal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?