Suara.com - Bintang tim nasional Brasil, Neymar, dipastikan meninggalkan Samba 2014 lebih awal, akibat retak tulang belakang, ketika membela negaranya kontra Kolombia, Sabtu (5/7/2014) dinihari. Cedera itu diperoleh Neymar saat dia ditabrak dari belakang oleh bek Kolombia, Juan Zuniga.
Meski demikian, dalam laga tersebut, Tim Samba mampu menekuk lawannya 2-1, untuk menantang Jerman di semifinal.
Kabar ini memastikan pula bahwa Neymar tidak akan tampil saat Brasil menghadapi Jerman di Belo Horizonte pada Selasa (9/7/2014) depan. Juga bila Brasil mampu merangsek ke babak pamungkas Samba 2014.
"Neymar tidak akan bermain lagi di Samba 2014. Cederanya memang tidak harus membuat Neymar di operasi. Tapi dia tidak boleh bermain sampai pulih," kata dokter tim Brasil, Rodrigo Lasmar, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu.
Sementara itu, rekan Neymar di timnas, Oscar mengatakan bahwa timnya bakal pincang tanpa pemain Barcelona itu. "Kami kehilangan Neymar. Tanpa dia kami akan pincang. Tapi, saat ini yang terbaik kami harus bermain sebagai sebuah tim," kata Oscar.
Di temui terpisah, Kapten Brasil, Thiago Silva, menolak untuk menyalahkan Zuniga, si lakon pembuat cedera Neymar. "Zuniga bukanlah orang jahat. Tapi tindakannya kepada Neymar sangat berlebihan tadi. Padahal dia bisa menghentikan Neymar dengan cara berbeda," lanjutnya.
"Neymar adalah pemain yang sangat penting bagi tim kami. Kami banyak bergantung padanya. Tapi saat ini yang paling penting kami harus bisa bermain lebih solid tanpa Neymar," kata Thiago.
"Kami akan memenangkan piala ini untuk Neymar," tutupnya.
Berita Terkait
-
Garudayaksa Gandeng Batam Prime FC, Buka Akademi Satelit
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Bola: Lengkap dengan Sifat, Jenis, dan Contoh Soal
-
Sepak Bola dan Obesitas: Kisah Ronaldo Nazario, Maradona, hingga Akinfenwa
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata