Suara.com - Alvaro Moratta mengaku senang bisa memulai petualangan baru di Seri A Liga Italia. Penyerang muda itu sudah tiba di Turin untuk menjalani tes kesehatan setelah Juventus mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk memboyong pemain Spanyol tersebut.
Moratta (21 tahun) kesulitan untuk mendapatka tempat sebagai pemain inti di Madrid. Pelatih Carlo Ancelotti lebih memilih Karim Benzema sebagai penyerang utama, didampingi Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.
Moratta mengaku tidak sabar untuk memulai kehidupan baru di Italia bersama Juventus.
“Saya senang berada di sini. Saya akan menjalani tes kesehatan hari ini dan tidak sabar untuk memulai petualangan baru saya,” kata Moratta.
Juventus juga sudah mempublikasikan kedatangan Moratta di laman klub. Mengenakan syal Juventus, Moratta diperkenalkan melalui akun Twitter resmi klub dengan julukan Si Nyonya Tua itu.
Juventus dikabarkan merogoh kocek sebesar 18 juta euro untuk memboyong Moratta dari Madrid. Dalam kesepakatan tersebut, Madrid juga diberi opsi pertama untuk membeli kembali Moratta. (Goal/Sky Sports)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan