Suara.com - Pelatih baru Belanda Guus Hiddink memanggil kapten tim Oranye Robin van Persie. Van Persie dipanggil arsitek baru timnas terkait perseteruannya dengan Pierre van Hooijdonk.
Perseteruan antara van Persie dengan van Hooijdonk itu terjadi di ajang Piala Dunia Brasil beberapa waktu lalu. Van Hooijdonk memulai perseteruannya melalui kritik pedas yang direspon secara emosional oleh van Persie.
Hiddink berencana untuk mempertemukan kedua pemain guna mengakhiri perseteruan tersebut.
"Van Hooijdonk dan van Persie akan mendiskusikan hal itu," tegas Hiddink kepada The Sun.
"Mereka akan duduk bersama layaknya orang dewasa dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Rencananya, saya akan mempertemukan keduanya dalam waktu dekat," tambahnya.
Di Piala Dunia 2014, van Persie merupakan kapten tim Oranye. Hiddink mengaku van Persie pantas menyandang ban kapten di lengannya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan hal tersebut jabatan tersebut diberikan pada pemain lain.
"Saat ini, Van Persie adalah kapten tim dan saya tidak melihat adanya alasan untuk mengubah itu semua. Tapi, bisa jadi ucapan saya terlalu dini," jelas mantan pelatih Korea Selatan tersebut.
Dalam waktu dekat, Hiddink akan memulai kiprahnya untuk meraih tiket Piala Eropa 2016. Awal September mendatang, Belanda akan menghadapi Islandia di babak kualifikasi grup. Diikuti dengan pertandingan kontra Turki, Republik Ceko, latvia dan Kazakhstan yang berada dalam satu pool. (Soccernet)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey