Suara.com - Pep Guardiola melakukan debutnya sebagai pelatih Bayern Munich di musim lalu dengan menghadirkan trofi liga Jerman, Piala Jerman, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub.
Empat trofi dari enam trofi yang bisa diraih Bayern bukan lah prestasi yang buruk. Namun, Guardiola mengungkapkan, posisinya sebagai pelatih tidak aman apabila gagal membawa klub Bavaria itu menjadi juara liga Champions musim ini.
“Sudah bukan rahasia lagi, kalau saya tidak bisa memenangkan trofi itu maka pelatih baru akan mengisi posisi saya di musim depan,” ujarnya.
Tekanan untuk bisa menjadi juara liga Champions musim depan semakin besar karena partai final akan digelar di Berlin. Tiga tahun lalu, final liga Champions juga digelar di Jerman yaitu Munich. Sayang, Bayern tidak bisa memanfaatkan dukungan penonton dan kalah adu penalti dari Chelsea.
Presiden Bayern Munich, Karl Heinz Rummenigge menegaskan, Pep tidak akan dipecat meski gagal membawa Bayern juara liga Champions.
“Saya pastikan bahwa Bayern tidak akan memecat Pep. Saya bisa pastikan itu,” ungkapnya.
Kontrak Guardiola di Bayern sendiri baru akan berakhir pada 2016. Mantan pelatih Barcelona itu gagal membawa Bayern mempertahankan trofi liga Champions musim lalu setelah takluk dari Real Madrid di semifinal.
Ketika masih menangani Barcelona, Guardiola berhasil dua kali mempersembahkan trofi liga Champions. Kini, tangan dingin Guardiola kembali dinanti para fans Bayern Munich. Jumat nanti, Guardiola akan memulai upaya mempertahankan gelar juara liga Jerman ketika Bayern Munich menghadapi Wolfsburg.
Pecinta sepak bola di Jerman berharap Guardiola bisa membawa Bayern mencetak hattrick alias tiga kali beruntung juara liga dan Piala Jerman. Namun, trofi liga Champions tetap menjadi target utama klub dengan julukan FC Hollywood tersebut. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran