Suara.com - Musim lalu Atletico Madrid tampil perkasa setelah sukses merebut gelar juara La Liga. Namun musim ini mungkin akan berbeda karena mereka ditinggal beberapa bintangnya, salah satunya Diego Costa.
Sukses Atletico di musim lalu memang tidak lepas dari peran Costa. Penyerang Spanyol kelahiran Brasil ini menjadi sosok yang penting dalam keberhasilan Atletico meraih gelar La Liga pertamanya sejak 18 tahun di musim lalu.
Costa telah menyumbangkan 27 gol dari 35 penampilan di La Liga. Ia juga memiliki peran penting membawa Los Rojiblancos lolos ke final Liga Champions musim lalu dengan menyumbangkan delapan gol dari sembilan kali tampil.
Namun, musim ini tentu akan berbeda bagi Diego Siemone karema Diego telah bergabung dengan Chelsea. Bukan hanya Diego, dua pemain pilar Atletico lainnya Felipe Luis dan kiper Thibout Thibaut Courtois yang keduanya juga bergabung di Stamford Bridge.
Di saat Atletico kehilangan pemain inti, dua rivalnya Real Madrid dan Barcelona terus memperkuat skuatnya. Meski demikian, Diego Simeone juga tetap mencoba membangun skuatnya lagi untuk mempertahankan gelar La Liga di musim baru ini.
Mario Mandzukic didatangkan Atletico dari Bayern Munich dengan transfer 22 juta euro guna mengisi posisi Costa. Antoine Griezmann juga diboyong dari Real Sociedad dengan harga 30 juta euro guna membantu serangan.
Guna mengisi posisi kiper yang ditinggalkan Courtois, Simeone merekrut Jan Oblak dari Benfica. Meski demikian, Simeone tetap sadar bahwa saat ini sulit bagi dirinya untuk mempertahankan gelar La Liga menghadapi rival-rivalnya yang semakin tangguh.
Meski sempat mengimbangi Real Madrid dengan skor 1-1 di leg pertama Piala Super Spanyol dan masih punya peluang yang sama untuk meraih trofi pembuka musim ini. Apalagi di leg kedua Atletico akan bermain di depan pendukungnya di Calderon.
Atletico sudah siap untuk memasuki musim baru ini dan Rayo Vallecano menjadi lawan pertama mereka di musim La Liga ini. Laga Selasa (26/8/2014) dinihari nanti akan menjadi ujian pertama Los Rojiblancos sesungguhnya tanpa Costa.
Transfer Pemain Atletico:
Masuk:
Cristian Ansaldi ( dari Rubin Kazan)
Ángel Correa (dari San Lorenzo)
Jesús Gámez (dari Málaga)
Antoine Griezmann (dari Real Sociedad)
Raúl Jiménez (dari América)
Mario Mandžuki? (dari Bayern Munich)
Miguel Ángel Moyà (dari Getafe)
Jan Oblak (dari Benfica)
Saúl Ñíguez (dari Rayo Vallecano)
Guilherme Siqueira (dari Granada)
Keluar:
Thibaut Courtois (ke Chelsea)
Diego Costa (ke Chelsea)
Adrián López (ke Porto)
Filipe Luís (ke Chelsea)
Javier Manquillo (ke Liverpool)
Diego Ribas (ke Fenerbahçe)
David Villa (ke New York City)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam