Suara.com - Klub asal Jepang Yokohama Marinos dikenai denda sebesar 5 juta Yen atau sekitar Rp561 juta akibat ulah rasis seorang penggemarnya. Perbuatan rasis itu dilakukan si penggemar dalam laga Marinos kontra Kawasaki Frontale di Stadion Misuzawa, Sabtu pekan lalu.
Si penggemar Marinos terlihat di televisi sedang melambaikan pisang kepada Renato, striker Kawasaki asal Brazil. Identitas remaja itu pun langsung dikenali dan dia diskors oleh pihak klub Yokohama Marinos.
Aksi rasisme di dunia sepak bola Jepang ini bukan yang pertama kali. Pada bulan Maret, Liga Jepang memerintahkan Urawa Red Diamonds untuk memainkan pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton setelah muncul spanduk yang berbunyi "Hanya untuk warga Jepang," dibentangkan oleh salah seorang penggemar pada pertandingan melawan Sagan Tosu.
Melambaikan pisang atau melemparkan pisang ke arah pemain Brasil dinilai sebagai aksi rasis. Renato bukan satu-satunya yang jadi korban. Sebelumnya, pemain Brasil lainnya, Neymar dan Dani Alves yang merumput bersama tim La Liga Spanyol juga jadi korban rasisme. Mereka dilempari pisang kala timnya berlaga melawan Espanyol. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh
-
Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar
-
Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?
-
Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur
-
Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar
-
Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun
-
7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya
-
Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru