Suara.com - Gagal meraih kemenangan di dua laga perdana, Everton yang membidik tiga poin pertamanya kembali dihadapkan pada lawan tangguh. Di pekan ketiga Liga Premier musim 2014/15, The Toffees akan menghadapi Chelsea yang meraih kemenangan gemilang di dua laga sebelumnya.
Mencuri poin dari The Blues tidaklah mudah bagi manajer Roberto Martino. Terakhir kali menjamu The Blues di Goodison Park pada pertengahan September tahun lalu, Everton memang meraih kemenangan tipis 1-0. Akan tetapi Chelsea membalasnya di Stamford Bridge dengan skor sama.
Berbagi satu kemenangan musim lalu menunjukkan betapa ketatnya persaingan antara kedua tim. Dan untuk menjaga persaingan di papan atas musim ini, Martinez tidak lagi boleh kehilangan kesempatan merengkuh poin penuh.
Mengusung formasi 4-2-3-1, laga kontra Chelsea bisa menjadi debut striker anyar The Toffees Samuel Eto'o. Eto'o berpeluang besar melakoni debut menghadapi eks klubnya itu menyusul cedera yang dialami Steven Pieenar.
Jika Eto'o diturunkan akhir pekan nanti, maka pemain asal Kamerun akan dipasangkan dengan eks pemain Chelsea lainnya, Romero Lukaku.
Di lini tengah, Martinez bisa menurunkan Naismith, Mirallas atau mungkin pemain Chelsea lainnya, Cristian Atsu, untuk menjadi penghubung antar lini.
Bagi Chelsea, target tiga poin tentu menjadi harga mati saat bertandang ke Goodison Park, Sabtu (30/8/2014) pukul 23.30 WIB. Dengan kekuatan baru di lini depan, tengah dan belakang, manajer Jose Mourinho tentu ingin menghapus kegagalannya di markas Everton musim lalu.
Dengan formasi 4-2-3-1, Mou yang di dua laga sebelumnya mengandalkan Diego Costa sebagai ujung tombak, kali ini terancam tidak bisa menurunkan pemain Spanyol tersebut akibat cedera. Costa dikabarkan mengalami cedera otot.
Jika Costa tidak bisa diturunkan, Mou memiliki dua pilihan, Drogba atau Torres. Tapi, siapa pun yang diturunkan untuk mengisi posisi ujung tombak, Everton harus tetap waspada. Apalagi dengan dukungan Matic, Schuerrle dan Hazard, dua bek andalan Everton, Phil Jagielka dan Leighton Baines dipastikan bakal bekerja ekstra keras.
Di lini tengah, Cesc Fabregas diperkirakan bakal kembali mengemban tugas mengatur tempo permainan The Blues. Sementara di lini belakang, John Terry akan memimpin rekan-rekannya untuk membendung dan mengunci gerak Eto'o dan Lukaku.
*** Ikuti live tweet bigmatch Premier League Everton vs Chelsea di twitter kami @suaradotcom, pada Sabtu (30/8/2014) pukul 23.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil