Suara.com - Diego Costa sukses mencetak hat-trick saat membantu Chelsea menaklukkan Swansea City 4-2. Kemenangan tersebut membuat The Blues masih tetap kokoh memimpin klasemen dengan poin sempurna yaitu 12 poin dari empat pertandingan.
Di awal pertandingan, Chelsea lansgung menekan namun sepakan kaki kanan Diego Costa masih dapat diamankan Lukasz Fabianski. Namun Swansea langsung balik menekan namun usaha Wayne Routledge belum sempurna.
Pada menit ke-11, Swansea akhirnya unggul lebih dulu setelah John Terry membuat gol bunuh diri. Pemain senior Chelsea ini melakukan kesalahan yang fatal setelah memotong crossing dan akhirnya masih ke gawangnya sendiri.
Tertinggal 0-1, Chelsea mencoba membalas namun tembakan kaki kanan Oscra masih melenceng ke samping kiri gawang. Swansea juga balik menekan namun tendangan keras Bafétimbi Gomis dari luar kotak penalti masih melenceng.
Tekanan masih dilakukan oleh Swansea namun usaha Gomis masih melenceng. Begitu juga tendangan melengkung Wayne Routledge juga masih tipis melebar di samping gawang Chelsea
Pada menit ke-20, Terry berusaha menyamakan kedudukan dengan sundulannya menyambut tendangan bebas Cesc Fàbregas namun masih melambung tipis di atas mistar gawang Swansea
Fàbregas juga ikut membantu serangan lewat tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti namun masih dapat diblok Fabianski di menit ke-27. Tendangan bebas Schurrle juga masih berada tipis di atas gawang Chelsea.
Sepakan kaki kanan Oscar di menit ke-35 masih dapat diamankan Fabianski. Begitu juga dengan tembakan kaki kiri Eden Hazard belum juga dapat menyamakan kedudukan.
Akhirnya Diego Costa memecahkan kebuntuan setelah mencetak gol penyama di menit ke-44 lewat sundulannya setelah menyambut tendangan bebas. Skor pun menjadi imbang 1-1 di babak pertama.
Di babak kedua, Swansea membuka tekanannya lewat sepakan Gomis yang masih terlalu tinggi. Namun setelah Chelsea balik melakukan beberapa kali ancaman dan akhirnya Costa kembali menjebol gawang Swansea kedua kalinya.
Striker Spanyol kelahiran Brasil ini dengan mudah menyelesaikan umpan matang Fabregas yang melakukan kerja sama dengan baik Hazard. Chelsea pun unggul 2-0 di menit ke-56.
Swansea mencoba membalas namun tendangan keras Jonjo Shelvey masih berada di samping gawang. Meski demikian, Chelsea justru yang menambah gol dan Costa untuk ketiga kalinya menjebol gawang Fabianski.
Costa tinggal meneruskan tendangan lemah Ramires di depan gawang. Ini adalah gol ketujuh Diego Costa dari empat pertandingan di musim ini bersama Chelsea. Pada menit ke-72, Loic Remy msuk menggantikan Costa.
Ini merupakan debut Remy bersama Chelsea. Remy pun langsung menjawab kepercayaan Jose Mourinho dengan mencetak gol dalam debutnya setelah menyelesaikan umpan Oscar dan membuat Chelsea unggul 4-1 di menit 81.
Namun, Swansea masih memberikan perlawanan setelah Shelvey memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4 di menit ke-86. Hingga akhir pertandingan Chelsea masih tetap mampu mempertahankan keunggulannya.
Skuat:
Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry (c), Azpilicueta; Matic, Fabregas (Salah 82); Schurrle (Ramires 46'), Oscar, Hazard; Diego Costa (Remy 72').
Swansea: Fabianski; Rangel, Amat (Fernandez 46'), Williams (C), Taylor; Ki, Shelvey; Dyer, Sigurdsson, Routledge (Montero 66'); Gomis (Bony 76').
Tag
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar