Suara.com - AC Milan kembali meraih kemenangan di laga keduanya musim ini. Bertandang ke Stadio Ennio Tardini, Rossoneri berhasil membawa pulang tiga poin usai menundukkan Parma dengan lima gol berbalas empat.
Pertandingan tersebut berlangsung keras. Baik Milan maupun Parma harus kehilangan satu pemain akibat kartu merah.
Dengan tambahan tiga poin, Milan yang kini mengantongi enam poin beranjak ke puncak klasemen sementara Serie A. Unggul jumlah gol dari AS Roma dan Juventus yang memiliki poin sama.
Jalannya Pertandingan
Peluang Milan untuk meraih tiga poin di laga tandang perdananya musim ini semakin terbuka. Bertandang ke Stadio Ennio Tardini, Rossoneri untuk sementara unggul 3-1 atas Parma.
Sama-sama membidik tiga poin, permainan tempo cepat ditampilkan kedua tim sejak peluit kick-off dibunyikan. Di sepanjang 10 menit pertandingan kedua tim masih mencari celah untuk menembus barisan pertahanan masing-masing kubu.
Memasuki pertengahan babak pertama, laga pun memanas. Permainan keras yang ditampilkan kedua tim berbuah kartu kuning bagi kedua kubu. Bonera membukukan kartu kuning pertama bagi Milan di menit 16, dan disusul Felipe di menit 24 bagi Parma.
Di menit 25, gol pertama dalam pertandingan tersebut tercipta. Milan unggul lebih dulu lewat gol pemain debutan Giacomo Bonaventura yang memanfaatkan assist Keisuke Honda.
Namun keunggulan Rossoneri tidak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, tuan rumah berhasil menyeimbangkan kedudukan lewat gol Antonio Cassano. Skor berubah 1-1.
Jelang turun minum, Rossoneri kembali memimpin. Memanfaatkan assist Ignazio Abate, Honda mengubah kedudukan menjadi 1-2 di menit 37.
Di masa injuri, wasit menunjuk titik putih setelah Lucarelli menjatuhkan menez di kotak terlarang. Menez yang bertindak sebagai algojo berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menutup babak pertama 1-3.
Tertinggal dua gol, Parma mencoba bangkit di babak kedua dengan meningkatkan tempo permainan. Enam menit bola bergulir, upaya tersebut membuahkan hasil. Felipe mengubah papan skor menjadi 2-3 di menit 51.
Di menit 58, Milan harus bermain dengan 10 orang setelah Daniele Bonera mendapat kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan.
Kalah jumlah pemain, pelatih Filippo Inzaghi bertindak cepat dengan melakukan pergantian pemain. Honda dan Alex ditarik keluar, digantikan oleh Adil Rami dan Cristian Zapata.
Memasuki menit 68, Milan kembali menjauh. Mendapat bola, De Jong menggiring bola dari tengah lapangan hingga ke jantung pertahanan Parma sebelum akhirnya melepaskan tendangan mendatar ke sudut gawang. Gelandang asal Belanda pun berhasil menundukkan Mirante dan membawa Milan menjauh 2-4.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?
-
Pemain Keturunan Depok Jadi Top Skor Periode 3 Eerste Divisie, Solusi Lini Serang Timnas Indonesia?