Suara.com - PSSI memecat Indra Sjafri, setelah pelatih asal Pesisir Selatan, Sumatra Barat, itu gagal membawa Timnas Indonesia U-19 bersinar pada Piala Asia U-19 di Myanmar beberapa waktu lalu.
"Setelah Timnas U-19 tidak lolos, maka pelatih dan official tim juga berhenti," kata Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Minggu (3/11/2014) malam.
Jika Timnas Garuda Jaya mampu merealisaikan target yaitu mampu masuk empat besar Piala Asia 2014 dan akhirnya bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan, kerja sama dengan Indra Sjafri akan terus dilanjutkan.
Meski telah memutuskan masa depan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19, Joko Driyono hingga saat ini belum menentukan calon penggantinya. Pemilihan pelatih baru akan diputuskan setelah posisi Direktur Teknis terisi.
"Kami berharap posisi Direktur Teknis sudah ada Desember nanti. Selanjutnya akan mendampingi PSSI untuk menentukan pelatih baru," kata Joko menambahkan.
Meski posisi pelatih akan berganti, pemain Timnas Indonesia U-19 yang turun di Piala Asia 2014 lalu kemungkinan besar jasanya akan kembali digunakan. Rencananya pemain muda ini akan difokuskan untuk menghadapai SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
Nasib berbeda dialami pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso. Pelatih asal Malang ini masih dipercaya oleh PSSI untuk menukangi Timnas Garuda Muda terutama untuk menghadapi SEA Games 2015 di Singapura.
Hanya saja, tidak lanjut kerja sama ini tergantung dari Aji Santoso sendiri. Saat ini PSSI masih menunggu kesanggupan dari mantan pelatih Persebaya Surabaya meski pelatih berusia 44 tahun ini dincar salah satu klub Indonesia Super League (ISL) yaitu Persija Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan