Suara.com - Kiper Persipura Jayapura, Yoo Jae Hoon, asal Korea Selatan, kemungkinan tidak dimainkan saat tim itu melawan Pelita Bandung Raya (PBR) pada semifinal LSI 2014 di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (4/11/2014) sore, kata Asisten Pelatih Persipura Chrisleo Yarangga.
"Mungkin Yoo akan disimpan. Kami (empat asisten pelatih Persipura, red.) lebih memilih Ferdiansyah atau Dede Sulaiman," kata Chrisleo ketika dihubungi dari Jayapura, Papua, Selasa (4/11/2014).
Ia mengatakan keputusan untuk tidak memainkan Yoo Jae Hoon karena terkait dengan taktik dan strategi serta kebutuhan tim, mengingat salah satu lini belakang Persipura dipastikan bakal absen karena cidera.
"Yohanis Tjoe kan cedera. Jadi kami akan turunkan Bio Paulin di belakang bersama beberapa pemain lainnya. Di tengah tetap Robertino dan Lim Jun Sik," katanya.
Chrisleo Yarangga yang biasa disapa Chris dan terkenal dengan tendangan "geledeknya" itu ketika masih bermain sebagai penyerang Persipura era 1990-an, mengatakan kiper Yoo juga disimpan karena regulasi pemain asing.
"Itu juga karena regulasi yang hanya menetapkan tiga pemain asing yang bisa bermain dalam satu pertandingan. Sementara kami lebih cenderung memilih Bio, Robertino, dan Lim untuk dimainkan bersamaan," katanya.
Chris mengakui keputusan itu cukup sulit untuk laga penentuan yang dijadwalkan dimainkan sekitar pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta itu.
Akan tetapi, katanya, strategi itu harus dilakukan guna mendapatkan komposisi tim yang bagus.
"Harapannya pilihan sejumlah pemain yang akan turun pada laga sore ini, bisa bermain lepas guna meraih kemenangan. Kami berkeyakinan pemain bisa menjabarkan taktik dan arahan pelatih," katanya.
Pada kesempatan sebelumnya, Chris menyatakan Yohanis Tjoe, salah satu pemain bertahan tim berjuluk "Mutiara Hitam" itu bakal absen karena cedera.
Persipura Jayapura menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR) di semifinal pertama, Selasa sore, setelah keduanya lolos sebagai juara grup dan "runner up" di grup masing-masing.
Tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu, merupakan juara bertahan musim lalu dan kaya akan pengalaman, sedangkan PBR baru dua musim terakhir berkiprah di LSI.
Bahkan, tim yang berjuluk "The Boys Are Back" itu pada musim lalu hampir terdegradasi jika saja tidak bisa mengalahkan Persikabo Bogor pada babak "play off". (Antara)
Berita Terkait
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
-
Legenda Persipura Ungkap Hasil Pertemuan dengan Gubernur Papua
-
Gubernur Papua Jamin Dukungan Penuh untuk Persipura Jayapura
-
3 Tahun Tinggal di Indonesia, Pelatih Timnas Bulgaria Sebut Sepak Bola Seperti Agama
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Top Skor Feyenoord Ayase Ueda Jadi Rebutan Klub Premier League
-
Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Disorot Media Vietnam: Cuma Satu Pemain Eropa
-
Mau Adakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026? Daftar ke TVRI Lewat Link Ini
-
Semifinal Liga Champions: Mikel Arteta Bidik Kemenangan di Markas Atletico Madrid
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League
-
Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung