Suara.com - Mantan pelatih timnas U-19, Indra Sjafrie mengungkapkan, Indonesia kekurangan pelatih sepak bola. Menurut dia, saat ini hanya ada 3 ribu pelatih sepak bola di Indonesia.
Padahal, kata dia, Jepang yang luas wilayahnya jauh lebih kecil dibandingkan Indonesa mempunyai 61 ribu pelatih sepak bola. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang membuat jumlah pelatih sepak bola di Indonesia sangat sedikit.
“Mungkin syarat untuk mengajukan izin sebagai pelatih sangat sulit atau ada masalah lainnya. Kalau sepak bola Indonesia ingin maju, maka harus punya banyak stok pelatih,” kata Indra kepada suara.com dalam wawancara khusus, beberapa waktu lalu.
Indra mengatakan, salah syarat agar Indonesia bisa meraih sukses di sepak bola selain mempunyai pelatih dalam jumlah yang banyak adalah organisasi yang sehat dan juga kompetisi yang teratur.
“Organisasi yang sehat itu termasuk mempunyai dana yang cukup. Sedangkan kompetisi yang teratur itu bukan hanya di level senior tetapi juga di tingkat yunior,” jelasnya.
Indra menambahkan, setelah tiga tahun menjadi pelatih timnas U-19, dia tahu penyakit sepak bola Indonesia.
“Pemilihan pemain harus benar dan jangan ada intervensi kepada pelatih, harus ada standar dari pemilihan pemain dan ada parameternya, tidak memilih pemain berdasarkan feeling dan jangan mau diintervensi siapa pun. Itu yang saya lakukan selama menjadi pelatih timans U-19. Kalau hanya melatih, saya tidak pintar-pintar amat lah,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mauro Zijlstra Dipanggil ke Skuad Sea Games, Indra Sjafri: Tunggu Izin Klub
-
Target Piala Dunia U-20, Indra Sjafri Buka Peluang Naturalisasi Pemain
-
Puji Coach STY, Pemain Naturalisasi Ini Juga Sindir Kelakukan Para Pelatih Lokal
-
Setelah Shin Tae-yong, Kini Giliran Indra Sjafri yang Disemprot Bung Towel
-
Timnas Indonesia U-24 Kembali Kalah, Warganet Senggol Nama Tiga Pengamat Ini
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Daftar Pemain RD Kongo di Piala Dunia 2026, Bomber Newcastle Jadi Tumpuan
-
Jelang Laga Krusial Lawan Manchester City, Ini Kata Pelatih Bournemouth
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Daftar Korban 'Coret' Timnas Brasil: Skuad Sakit Hati yang Terlalu Mewah untuk Jadi Penonton
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Daftar Pemain Skotlandia di Piala Dunia 2026, Diperkuat Scott McTominay hingga Andy Robertson
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Borussia Dortmund Jadikan Gonzalo Garcia Target Utama Transfer Musim Panas