Hari ini, 47 tahun yang lalu, Gustavo Augusto Poyet Dominguez lahir di Montevideo, Uruguay. Lelaki yang lebih dikenal dengan nama Gus Poyet ini adalah mantan pesepakbola Uruguay yang kini menjadi pelatih klub di Liga Premier Inggris, Sunderland.
Gus Poyet adalah satu dari sekian banyak pesepakbola yang memilih jalur kepelatihan usai gantung sepatu. Adalah tahun 1988, tahun pertama dirinya terjun ke dunia sepakbola profesional sebagai gelandang. Mengawali dua musim pertamanya di Grenoble dan River Plate, Poyet hijrah ke Spanyol untuk bergabung bersama Real Zaragoza.
Tujuh tahun membela Zaragoza, Poyet pindah ke Chelsea pada tahun 1997. Bersama The Blues, Poyet merasakan bagaimana menjadi juara Piala Super UEFA tahun 1998, Piala Winners UEFA 1997/1998, dan Piala FA 1999/2000. Menyusul kedatangan pelatih Claudio Ranieri yang punya kebijakan membuang pemain-pemain gaek, Poyet hengkang ke Tottenham Hotspur. Poyet memutuskan pensiun pada 2004 setelah empat tahun merumput di White Hart Lane.
Pemain yang murah senyum, begitu bek Irlandia Kevin Kilbane menggambarkan sosok Gus Poyet. Menurutnya, Poyet adalah tipe pemain yang bisa menikmati permainan, meninggalkan semua hal yang membelenggu di tepi lapangan.
Gaya Poyet itu tidak berubah hingga kini, bahkan ketika sudah banting setir menjadi pelatih. Ia ingin agar anak-anak asuhannya bermain dengan bebas, mengalir, dan berekpresi, tak peduli siapapun yang mereka hadapi, bahkan tim raksasa bertabur bintang sekalipun.
Dasar-dasar kepelatiihan didapatnya secara otodidak saat menjadi asisten pelatih beberapa tim di Liga Inggris. Beberapa di antaranya adalah Swindon Town, Leeds United, dan Tottenham Hotspur.
Poyet mendapat job pertamanya sebagai kepala pelatih di klub kasta kedua di Inggris, Brighton & Hove Albion pada tahun 2009. Poyet sukses membawa klub tersebut menjuarai Liga Satu Inggris musim 2010/2011. Keberhasilan itu menjadikannya Pelatih Terbaik Liga Satu Inggris periode 2010/2011.
Barulah pada 8 Oktober 2013, Poyet berkesempatan berkiprah di Liga Premier Inggris. Adalah Sunderland yang mengikatnya dengan kontrak berdurasi dua tahun. Di musim pertamanya pula, Poyet sukses membawa Sunderland menembus final Capital One Cup usai mempecundangi Manchester United di semifinal.
Suami Madelon Gonzalez itu berhasil menorehkan kenangan manis ketika dirinya membawa Sunderland mempecundangi Chelsea 2-1 dalam laga tandang ke Stamford Bridge pada 19 April 2014. Poyet jadi manajer pertama yang mengalahkan Jose "The Special One" Mourinho di kandang klub yang ia latih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Fabrizio Romano Bongkar Agenda Rahasia Manchester United Jelang Penutupan Bursa Transfer
-
Kata-kata John Herdman Pikul Beban Ekspetasi 280 Juta Rakyat Indonesia
-
Saddil Ramdani Rasakan Aura Positif Thom Haye, Mentalitas Eropa Jadi Pembeda Persib Bandung
-
John Herdman Hubungi Langsung Gelandang Serang Muda, Jadi Andalan Timnas Indonesia?
-
Dokumen Gaji Bocor! Presiden FIFA Kantongi Rp46,4M, Belanja Kasur Seharga Rumah
-
Kenapa Persija Lepas Gustavo Franca, Gabung Arema FC?
-
Saddil Ramdani Intip Peluang Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Ancaman Tarif Trump Picu Jerman Ambil Langkah Ekstrem, Ini 9 Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia
-
Hadapi Manchester United, Arteta Diminta Pinggirkan Viktor Gyokeres dan Pasang Jesus
-
Legenda Persib Bandung Berharap John Herdman Bisa Lebih dari Shin Tae-yong