Hari ini, 29 tahun yang lalu, Jesus Navas Gonzales lahir di Los Palacios, Spanyol. Jesus Navas adalah punggawa tim Matador yang kini jadi winger klub raksasa Inggris, Manchester City.
Wajah rupawan dan mata biru yang indah bisa jadi dua hal yang paling diingat dan dikagumi oleh para fans perempuan dari seorang Navas. Ya, Navas memang dikenal sebagai salah satu pesepakbola yang dikagumi karena ketampanannya.
Namun, tak cuma itu nilai lebih yang dipunyai Navas. Klub sekelas Manchester City tak mungkin memboyong Navas dari Sevilla hanya karena kualitas semacam itu. Kecepatan larinya yang mencapai 33 km per jam, teknik dribbling yang ciamik, serta kemampuannya menciptakan umpan-umpan matang, jadi alasan Manuel Pellegrini mendatangkannya ke Etihad Stadium. Navas juga terkenal sebagai pemain yang rajin dan tak gentar berhadap-hadapan langsung dengan bek lawan.
Cerita tentang Navas bermula dari Los Palacios, sebuah kota kecil di Provinsi Seville, Spanyol. Di usia lima belas tahun, Navas bergabung dengan tim muda Sevilla. Hanya butuh waktu tiga tahun baginya untuk dipromosikan ke tim Sevilla B, lalu ke skuat utama. Di Sevilla inilah, Navas bersinar. Navas sukses membantu klub itu menjuarai dua Piala UEFA, dua juara Copa del Rey, satu Piala Super UEFA, dan satu juara Supercopa de Espana.
Penampilannya yang lincah dan garang membuat klub-klub besar Eropa seperti Arsenal, Juventus, hingga Real Madrid kepincut. Namun, Navas menjatuhkan pilihan pada Manchester City. Dengan nilai transfer sebesar 14,9 juta Poundsterling, Navas resmi bergabung The Citizens sejak 4 Juni 2013. Bersama Manchester City, Navas telah mencicipi satu gelar juara Liga Premier dan satu gelar Piala Capital One.
Di bangku sekolah, anak ketiga dari lima bersaudara yang lahir dari pasangan Paco dan Aurora ini sangat pandai dalam bidang sains dan matematika. Ayah dan ibunya adalah keturunan kaum Gipsi Roma yang religius dan memiliki ikatan keluarga kuat. Saking dekatnya dengan keluarga, anggota the winning team Spanyol pada Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 ini sampai pernah mengalami gangguan 'rindu kampung halaman' akut di masa-masa awal dirinya masuk skuat Pelegrini.
Beruntung, Navas punya Marco, kakak kandung yang perhatian padanya. Sang kakak, punggawa klub divisi dua, Bury, selalu mencoba membuat Navas betah di City. Konon, keduanya rutin berkomunikasi lewat telepon tiap pagi hanya untuk saling menanyakan kabar. Pelegrini, pelatihnya yang pandai berbahasa Spanyol, juga membuat Navas mampu survive di tanah Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nuno Espirito Santo Ungkap Persaingan Degradasi Premier League Sengit
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Manchester United Masih Kaji Opsi Pelatih, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Kevin Diks hingga Ole Romeny Boleh Tampil, Timnas Indonesia Auto Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
-
Banyak Klub Incar Gonzalo Garcia, Real Madrid Siap Lepas di Musim Panas