Suara.com - Tim nasional Indonesia berhasil meraih kemenangan gemilang di laga pamungkas Grup A Piala AFF 2014. Menghadapi Laos di Hang Day Stadium, tim Merah Putih menang telak dengan lima gol berbalas satu.
Namun tambahan tiga poin tidak mampu membawa Indonesia ke babak semifinal. Pasalnya di pertandingan lain Grup A, Filipina secara mengejutkan tumbang di tangan Vietnam dengan skor 3-1.
Dengan demikian, Vietnam yang mengoleksi tujuh poin keluar sebagai pemuncak Grup A dan Filipina turun ke posisi Runner up dengan enam poin. Sementara Indonesia tertahan di posisi tiga.
Kegagalan ini merupakan kegagalan yang ketiga kalinya bagi tim Garuda untuk berlaga di babak semifinal Piala AFF.
10 kali berlaga di ajang Piala AFF, kegagalan pertama Indonesia lolos ke babak semifinal terjadi di tahun 2007. Tergabung di Grup B bersama Singapura, Vietnam dan Laos, Indonesia harus menelan pil pahit.
Saat itu Indonesia, Singapura dan Vietnam sama-sama mengantongi lima poin hasil dari satu kemenangan dan dua kali imbang. Namun selisih gol membuat tim Garuda gagal melaju ke fase gugur.
Pil pahit kembali ditelan tim Garuda di Piala AFF 2012 lalu. Bersaing dengan Singapura, Malaysia dan Laos di Grup B, tim Garuda mencatatkan kegagalan keduanya untuk berlaga di semifinal AFF setelah hanya mampu finis di posisi ketiga usai membukukan satu kemenangan, satu hasil imbang dan satu kali kalah.
Dan di Piala AFF kali ini, kegagalan dua tahun lalu kembali terulang. Seperti di Piala AFF sebelumnya, Indonesia hanya mencatat satu kemenangan, satu imbang dan satu kali kalah. Terpaut tiga poin dari Vietnam dan dua poin dari Filipina, tim Garuda pun harus pulang lebih awal.
Berita Terkait
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan