Suara.com - Manajer Manchester United, Louis Van Gaal mengaku lebih senang menyaksikan anak asuhnya bertanding di lapangan dengan cara duduk di bangku cadangan. Lelaki asal Belanda ini tidak pernah berdiri di pinggir lapangan sambil berteriak memberikan instruksi kepada para pemain.
“Saya rasa saya tidak bisa memengaruhi wasit. Di tahun pertama sebagai pelatih, saya sudah mencoba semuanya. Akhirnya, saya belajar untuk lebih tenang. Saya tidak pernah berpikir dengan cara berteriak di pinggir lapangan bisa memengaruhi wasit,” katanya.
Gaya Van Gaal berbeda dengan Sir Alex Ferguson, manajer Manchester United selama 26 tahun. Fergie – panggilan Sir Alex Ferguson – kerap berdiri di garis teknikal untuk memberikan arahan kepada pemainnya serta memprotes keputusan wasit yang dianggap merugikan anak asuhnya.
Tidak jarang, kehadiran Fergie di pinggir lapangan itu memengaruhi wasit dalam mengambil sebuah keputusan. Namun, Van Gaal tidak yakin seorang Ferguson bisa membuat wasit mengubah keputusan yang sudah diambilnya di lapangan.
“Anda berpikir wasit melihat Ferguson? Di televisi mungkin anda melihat seperti itu karena TV selalu merekam manajer. Saya tahu,” jelasnya. (Mirror)
Berita Terkait
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam