Suara.com - PSSI enggan mengomentari tim sembilan bentukan pemerintah, meski banyak pemilik suara pada Kongres Tahunan di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (4/1/2015), menginginkan respon resmi dari induk organisasi sepak bola Indonesia itu.
Salah satu permintaan resmi untuk membahas masalah terhangat saat ini disampaikan oleh perwakilan dari klub Pelita Bandung Raya Tri Goestoro.
Selain itu, dari perwakilan Asosiasi Provinsi Sabaruddin Lambamba.
"Kami saja hanya tau dari media (tim sembilan) Mengurus football development saja sudah menguras energi," kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.
Meski tidak tegas dalam menyikapi Tim Sembilan yang salah satu tugasnya mengawasi kinerja PSSI, namun dalam Kongres Tahunan ternyata akan dibentuk tim khusus yang akan menampung masukan dari stakeholder di luar PSSI.
Tim khusus bentukan PSSI dengan kekuatan antara delapan hingga 13 orang yang salah satunya berasal dari institusi ini bernama Tim Sinergi. Untuk personelnya akan diputuskan dalam satu pekan ke depan.
"Tim Sinergi diputuskan pada Rapat Komite Eksekutif tadi malam dan langsung diinformasikan ke peserta kongres," kata Sekjen PSSI Joko Driyono.
Pembentukan Tim Sembilan oleh pemerintah yang beranggotakan banyak kalangan mulai dari pengamat olahraga, praktisi hukum, mantan pemain hingga sosiolog akan berkerja sama tiga bulan ke depan dengan anggaran hampir Rp2 miliar.
Tim Sembilan ini beranggotakan mantan Wakapolri Oegroseno, sosiolog Imam Prasojo, pengamat olahraga Budiato Sambazy, mantan pemain sepak bola Ricky Yakobi, Deputi V Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
Selain itu, akademisi dari Universitas Negeri Surabaya Nurhasan, mantan Duta Besar Indonesia di Swiss Joko Susilo, mantan Ketua PPATK Yunus Husen dan mantan Direktur Pencegahan KPK Eko Tjiptadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo