Suara.com - Menpora Imam Nahrawi secara resmi telah mengumumkan personel Tim Sembilan. Namun demikian, PSSI mengaku belum mengetahui cara kerja Tim Sembilan bentukan pemerintah karena belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi.
"Kami baru dengar dari media. Makanya kami belum mengetahui cara kerja mereka," kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin di sela peresmian kembali Kantor PSSI yang berada di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/1/2014).
Sebelumnya Menpora Imam Nahrawi secara resmi mengumumkan personel Tim Sembilan yang beranggotakan mantan Wakapolri Oegroseno, sosiolog Imam Prasojo, pengamat olahraga Budiato Sambazy, mantan pemain sepak bola Ricky Yakobi, Deputi V Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
Selain itu, akademisi dari Universitas Negeri Surabaya Nurhasan, mantan Duta Besar Indonesia di Swiss Joko Susilo, mantan Ketua PPATK Yunus Husen dan mantan Direktur Pencegahan KPK Eko Tjiptadi.
Tugas dari Tim Sembilan yang sokong pendanaan sekitar Rp2 miliar itu akan menjalankan tugasnya meliputi masalah pengelolaan organisasi persepakbolaan dan penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional. Selain itu juga menyangkut pembinaan usia dini.
Jika salah satu tugas dari Tim Sembilan lainnya adalah masalah pemberantasan judi hingga mafia, PSSI kata Djohar Arifin Husin siap membantu dalam pemberantasannya.
"Kami siap membantu akan memberantas judi maupun mafia sepak bola. Tidak ada yang ditutup-tutupi," kata pria yang juga mantan staf khusus Menpora itu.
Terkait dengan PSSI yang tidak dilibatkan dalam Tim Sembilan, Djohar Arifin Husin menegaskan jika tidak mengetahui proses pemilihan yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kemenpora.
"Kami tidak tahu masalah ini. Yang jelas kami tidak pernah diajak bicara," kata Ketua Umum PSSI yang terpilih pada Kongres Solo, Jawa Tengah, itu.
Untuk masalah keuangan, kata dia, PSSI juga sudah terbuka sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan, untuk masalah keuangan selalu diaudit oleh tim independen yang direkomendasikan oleh FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Tangan Singapura, Erick Thohir Singgung Target
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar