Suara.com - Alfred Riedl telah resmi menjadi pelatih PSM Makassar. Pelatih asal Austria ini akan melatih tim berjuluk Juku Eja ini selama satu musim dengan kontrak 120 ribu dollar atau hampir sekitar Rp 1,5 miliar.
Riedl akan menangani PSM untuk menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL). Direktur Operasional PSM, Azhary Sirajuddin mengatakan, untuk pembayarannya akan dilakukan setiap bulan dengan besaran 10 ribu dolar AS.
"Pelatih Riedl akan kami berikan per bulan sebesar 10 ribu USD. Namun berhubung persyaratan PSSI yakni harus membayar panjar sebesar 25 persen dari jumlah total sehingga sisanya ini yang akan kita lunasi kedepan," Azhary Sirajuddin.
Selain mengeluarkan biaya 120 ribu dolar AS, Manajemen PSM Makassar sesuai kontrak juga harus menyiapkan sejumlah fasilitas bagi pelatih berkebangsaan Austria tersebut diantaranya biaya akomodasi, hotel, mobil termasuk sopir.
"Sebenarnya bisa juga apartemen namun berhubung beberapa hal sehingga kita tempatkan di hotel. Ini memang menjadi bagian dari kontrak kita dengan pelatih Riedl," katanya.
Direktur Teknik PSM, Sumirlan, sebelumnya mengakui jika gaji pelatih berusia 64 tahun ini memang lebih dari 100 juta perbulan. Sebab Alfred Riedl memang seorang pelatih berkelas dan pernah menangani Timnas Indonesia.
Bahkan saat menangani Timnas Indonesia, Alfred mendapat gaji dari PSSI berkisar Rp1,4 miliar per musim.
Alfred Riedl telah tiba di Makassar, Rabu malam. Pelatih yang sebelumnya tidak berniat menangani klub ini juga sudah melihat secara langsung seluruh skuad PSM, termasuk pemain seleksi yang mengadu nasib di tim Juku Eja.
PSM sat ini baru diperkuat 18 pemain yang merupakan "warisan" kompetisi musim lalu yakni Markus Haris Maulana, Muhamad Guntur, Boman Irie Aime, Rasul Zainuddin, Muhammad Rahmat, Iqbal Samad, Syamsul Khaeruddin, Rasyid Bakrie, Kurniawan Karman, Djayusman, Ponaryo Astaman.
Selanjutnya ada Maldini Pali, Muchlis Hadi Ning, Ardan Aras, Hendra Wijaya, Agung Prasetyo dan pemain Sulsel yang pernah membela Persepam Madura United yakni Aditya Putra Dewa.
Selain pemain yang dipertahankan, tim asal Makassar ini juga memiliki empat pemain asing yang tengah mengikuti seleksi untuk bergabung yakni Silvio Escobar (Paraguay) dan Benito Montalvo (Argentina), Raffaele Simone Quintieri (Italia), dan Mohammaed Lamine Kourouma asal Pantai Gading.
Selain pemain asing, ada pula pemain lokal yakni Irfan Aditya. Dari informasi, pemain ini sebelumnya memperkuat Mitra Kukar di kompetisi musim lalu. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123