Suara.com - Persiram Raja Ampat kembali bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta guna mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014/2015. Hal tersebut terwujud setelah PT Liga Indonesia selaku operator memberikan izin.
Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, menjadi markas tim yang berjuluk "Dewa Laut" itu untuk kedua kalinya. Hal tersebut terjadi karena stadion yang berada di Raja Ampat, Papua, masih dalam tahap perbaikan.
"Persiram tetap di Sleman," kata Sekretaris PT Liga Indonesia Tigor Shalom Boboy di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
Meski kembali menggunakan Stadion Maguwoharjo yang juga merupakan markas tim Divisi Utama, PSS Sleman, Persiram Raja Ampat kemungkinan tidak akan menggunakannya selama satu musim karena stadion yang saat ini diperbaiki akan bisa digunakan pada pertengahan tahun ini.
Stadion Maguwoharjo merupakan salah satu stadion terbaik yang ada di Indonesia. Selain untuk markas tim, stadion dengan kapasitas 40 ribu penonton itu, sering digunakan untuk pertandingan internasional, baik tim maupun Timnas Indonesia. Dengan demikian tidak lagi dilakukan verifikasi.
Khusus untuk verifikasi stadion, tim dari PT Liga Indonesia terus melakukan tugasnya. Hingga saat ini sudah empat stadion yang ditinjau, yaitu Stadion Segiri yang merupakan markas Pusamania Borneo FC, Stadion Agus Salim (Semen Padang), Stadion Dipta (Pusam Bali United), dan Stadion Mattoanging (PSM) Makassar.
"Khusus untuk PSM kami meminta manajemen memastikan hubungan dengan pengelola stadion. Untuk yang lain masih dalam proses perbaikan," kata Tigor.
Setelah melakukan verifikasi terhadap empat stadion, tim dari PT Liga Indonesia selanjutnya melakukan verifikasi ke Stadion Siliwangi Bandung, Stadion Surajaya Lamongan (Persela), Stadion Tri Dharma (Gresik United), dan Stadion Demang Lehman (Barito Putra).
"Senin (19/1) verifikasi kami lakukan. Selain itu, kami juga akan melakukan verifikasi stadion yang akan digunakan oleh Perseru. Kami akan mengecek fasilitas pendukung seperti lampu," katanya Kelayakan stadion merupakan salah syarat untuk mengarungi kompetisi tertinggi di Tanah Air. Selain itu, masalah keuangan tim. Saat ini verifikasi keuangan juga masih berjalan. (Antara)
Berita Terkait
-
Borneo FC Lewati Rekor Unbeaten Persib, tapi Catatannya Masih Kalah dari Tim Legendaris Ini
-
Kisah Persiwa Wamena, Si Jago Kandang hingga Raih Runner-up ISL 2008
-
Pilu Agus Setiawan Eks Gelandang PSS Sleman Hampir Bunuh Diri, Depresi Jadi "Korban" Sepakbola Gajah Kontra PSIS
-
Sejarah Sepak Bola Indonesia: Era Penjajahan, Prestasi, Konfilik ISL-LPI Hingga Disanksi FIFA
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target