Suara.com - Mantan pemain Timnas Prancis David Ginola harus mengubur keinginannya untuk maju dalam pertarungan memperebutkan kursi Presiden FIFA. Ginola gagal mengamankan lima asosiasi sepak bola yang mendukungnya sebagai persyaratan calon ketua.
Sebelumnya, Ginola gencar mengkampanyekan diri untuk menggulingkan Sepp Blatter dengan slogan "Reboot Football".
"Saya harus menyimpulkan karena tidak mendapatkan konfirmasi dari lima nominasi hingga batas waktu (Kamis), yang saya sesalkan saya tidak akan bisa melanjutkan pencalonan presiden FIFA," ujar Ginola dalam sebuah pernyataan.
Menurut Ginola, dirinya telah berusaha keras agar bisa memenuhi persyaratan dalam pencalonan Ketua FIFA. Dia mengibaratkan dirinya sebagai pemain yang berjuang hingga peluit akhir berbunyi.
"Hari ini emosi saya bercampur. Ada kekecewaan, kemarahan, tetapi ada juga harapan. Saya sangat bangga dengan kampanye dan kebijakan yang saya usulkan untuk mereformasi sepak bola," kata Ginola.
Ginola menambahkan dirinya tidak menyesal dengan apa yang telah dilakukannya. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya.
FIFA akan mengumumkan kandidat Presiden FIFA pada 8 Februari 2015. Dengan gugurnya pencalonan Ginola, kandidat yang tersisa adalah Sepp Blatter, mantan playmaker Portugal Luis Figo, Pangeran Ali Bin Al-Hussein dari Yordania, Michael van Praag dari Belanda dan mantan pejabat FIFA Jerome Champagne. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Kepala Negara, Polisi Vancouver Tolak Permintaan Pengawalan Khusus untuk Presiden FIFA
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump
-
Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
-
Desakan Boikot Piala Dunia 2026 Menguat di Belanda, Ribuan Warga Tandatangan Petisi Penolakan
-
Alasan Eks Presiden FIFA Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?