- Kepolisian Vancouver menolak permintaan pengawalan khusus bagi Presiden FIFA, Gianni Infantino, karena tidak memenuhi syarat status kepala negara.
- Pihak FIFA membantah mengajukan permohonan pengawalan khusus dan menyatakan hanya berkoordinasi mengenai dukungan keamanan umum bagi delegasi.
- Penolakan terjadi saat Vancouver menjadi lokasi Kongres FIFA ke-76 sebelum penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Suara.com - Permintaan pengawalan polisi khusus untuk Presiden FIFA, Gianni Infantino, saat berada di Vancouver, Kanada, resmi ditolak oleh pihak kepolisian setempat.
Departemen Kepolisian Vancouver menegaskan bahwa pengawalan berupa iring-iringan kendaraan dengan penutupan jalan hanya diperuntukkan bagi kepala negara.
“Iring-iringan resmi yang menghentikan lalu lintas hanya diperuntukkan bagi kepala negara,” ujar Wakil Kepala Polisi Vancouver, Don Chapman.
“Karena pihak eksekutif FIFA tidak memenuhi standar Internationally Protected Person (IPP) yang mengharuskan adanya pengawalan seperti itu, maka permintaan tersebut ditolak,” lanjutnya.
Di sisi lain, pihak FIFA membantah telah meminta pengawalan khusus tersebut.
“FIFA tidak pernah meminta tingkat pengawalan polisi tertentu untuk Presiden FIFA. Presiden FIFA tidak mengetahui atau terlibat dalam permintaan apa pun kepada otoritas terkait pengaturan transportasi dan keamanannya untuk Kongres FIFA ke-76.”
FIFA menjelaskan bahwa panitia lokal FIFA Congress di Kanada hanya berkoordinasi dengan otoritas setempat terkait dukungan umum bagi seluruh delegasi.
Pertemuan FIFA pekan ini berlangsung di Vancouver, salah satu dari 16 kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli.
Kongres FIFA sendiri dijadwalkan berlangsung Kamis dan dihadiri perwakilan dari seluruh anggota federasi sepak bola dunia.
Baca Juga: Pejabat Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Jelang Kongres FIFA
(Antara)
Berita Terkait
-
Pejabat Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Jelang Kongres FIFA
-
Qatar Resmi Gelar Piala Dunia U-17 2026 November Mendatang, Diikuti 48 Negara
-
Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal
-
FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?