Suara.com - Taktik dan teknik permainan masih menjadi perhatian utama pelatih timnas U-23 Aji Santoso dalam pemusatan latihan di Sidoarjo, Jawa Timur. Untuk mematangkan skema permainan timnas U-23 di bawah kepemimpinan Aji, para pemain terus digenjot dengan teknik bola-bola pendek ala Barcelona.
Mustaqim, asisten pelatih timnas U-23, mengatakan sudah lima hari para pemain mengasah kemampuan bermain dengan teknik bola-bola pendek. Selain itu, ketenangan para pemain juga akan ditingkatkan agar teknik tersebut dapat berjalan mulus saat mendapat tekanan dari pemain lawan. Bola panjang yang selama ini seringkali digunakan dalam permainan timnas, semaksimal mungkin juga akan dikurangi.
"Para pemain akan lebih ditekankan pada bagaimana cara bermain sepakbola modern dengan tidak mengandalkan bola-bola panjang. Ini adalah pondasi dasar yang ditanamkan pelatih Aji Santoso," ujar Mustaqim kepada wartawan, Kamis (5/2/2015).
Melihat gaya permainan yang bakal diterapkan Aji Santoso, besar kemungkinan timnas U-23 akan menggunakan pola 4-3-3 atau 4-2-3-1 yang akan berubah menjadi 4-5-1 ketika mendapat serangan lawan.
Evan Dimas dan Zulfiandi, dua pemain yang pernah menjadi duet di lini tengah timnas U-19, diperkirakan akan kembali mengisi lini tengah timnas U-23.
Sementara itu, untuk mencoba pola dan strategi yang tengah diterapkan tim pelatih selama ini, timnas U-23 akan menggelar dua laga uji coba kontra Suriah dan Malaysia. Suriah akan menjadi lawan pertama timnas U-23, sedangkan Malaysia akan menghadapi Evan Dimas dan kawan-kawan di pertandingan kedua.
Uji coba tingkat internasional tersebut rencananya akan digelar di Gelora Delta Sidoarjo pada 14 dan 17 Februari mendatang. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
-
Kaleidoskop Timnas U-23: Batal Juara AFF Cup Hingga Gagal di Sea Games 2025
-
PSSI Target Timnas Raih Emas Sea Games 2025, Indra Sjafri Justru Pesimis!
-
Sea Games 2025: Tak Pasti Diperkuat Pemain Diaspora, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia U-23?
-
Tunjuk Timnas U-23 di Ajang FIFA Matchday, Langkah Bijak atau Blunder PSSI?
-
Sea Games 2025: Menanti Kembali Tuah Indra Sjafri di Kompetisi Level ASEAN
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik